Gerbangindonesia.co.id – Mataram — Aktivitas warga pada malam akhir pekan menjadi perhatian Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja. Pada Sabtu malam (26/9/2026), Kapolda bersama sejumlah pejabat utama Polda NTB berkeliling Kota Mataram dengan bersepeda sekaligus menyapa masyarakat.
Di tengah perjalanan, rombongan berhenti di Poskamling Lingkungan Karang Buaya, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram. Di tempat itu, Kapolda berbincang dengan warga yang tengah menjalankan ronda malam.
Kunjungan berlangsung dalam suasana informal. Warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah, kepala lingkungan, hingga ketua RT ikut berkumpul dan berdiskusi bersama Kapolda. Kondisi tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan langsung berbagai hal terkait keamanan lingkungan.
Kapolda juga mengingatkan bahwa menjaga ketertiban tidak semata menjadi tugas kepolisian. Masyarakat di lingkungan masing-masing memiliki peran penting, terutama melalui kepedulian terhadap aktivitas yang terjadi di sekitar tempat tinggal.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung keberadaan serta aktivitas Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah hukum Polresta Mataram.
“Kapolda mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas,” kata Kholid.
Ia mengatakan kegiatan ronda yang dilakukan warga dapat membantu menciptakan pengawasan tambahan di kawasan permukiman. Informasi mengenai kejadian maupun aktivitas yang dianggap mencurigakan diharapkan bisa diketahui lebih cepat ketika masyarakat ikut melakukan pemantauan.
Karena itu, kepolisian mendorong agar jadwal ronda malam yang ada di berbagai lingkungan kembali berjalan secara rutin. Menurut Kholid, pola pengamanan berbasis masyarakat tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan sebelum sebuah gangguan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Apabila menemukan kejadian yang mencurigakan atau gangguan keamanan, masyarakat diminta segera menyampaikan informasi dan berkoordinasi dengan kepolisian,” ujarnya.
Bagi Polda NTB, komunikasi langsung dengan masyarakat juga diperlukan untuk mengetahui kondisi keamanan secara lebih nyata. Pertemuan di Poskamling menjadi salah satu ruang untuk mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Kegiatan Kapolda bersepeda pada malam hari pun sekaligus menjadi sarana pemantauan situasi Kota Mataram. Dengan turun langsung ke lingkungan warga, kepolisian dapat melihat aktivitas masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan tanpa suasana yang terlalu formal.
Polda NTB berharap Poskamling tidak sekadar menjadi bangunan tempat berkumpul warga, tetapi kembali berfungsi sebagai pusat koordinasi keamanan di lingkungan. Kolaborasi warga dan kepolisian diharapkan dapat menjaga kawasan permukiman tetap aman dan kondusif.(red)







