GerbangIndonesia, Lombok Barat — Suasana pendaftaran calon Kepala Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, mulai terasa hangat. Haji Suhaili menjadi pendaftar pertama pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman Ayu, Jumat (2/10/2026).

Haji Suhaili datang ke Kantor Desa Taman Ayu sekitar pukul 16.30 WITA. Kedatangannya tidak sendiri. Ia diantar ratusan simpatisan yang berasal dari berbagai dusun di Desa Taman Ayu.

Rombongan pendukung berjalan bersama menuju kantor desa. Jarak sekitar satu kilometer dari kediaman Haji Suhaili di Dusun Bongor menuju Kantor Desa Taman Ayu tidak menyurutkan semangat para simpatisan.

Antusiasme bahkan terlihat dari berbagai kalangan. Tidak hanya kaum muda, sejumlah orang tua juga turut hadir memberikan dukungan kepada Haji Suhaili yang maju dengan jargon “Wah Wayente”.

Haji Suhaili bukan sosok baru dalam pemerintahan desa. Ia pernah dipercaya masyarakat sebagai Kepala Dusun Bongor selama dua periode. Kini, ia kembali maju sebagai calon Kepala Desa Taman Ayu dan menyatakan pencalonan kali ini merupakan kali ketiga dirinya ikut dalam kontestasi pemilihan kepala desa.

Di hadapan para pendukungnya, Haji Suhaili mengatakan keputusannya kembali mencalonkan diri didorong oleh niat untuk mengabdikan diri dan berbuat lebih banyak bagi masyarakat Desa Taman Ayu.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperkuat dalam tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam hal pendekatan kepada masyarakat.

“Untuk yang sekarang, menurut saya masih kurang pendekatan kepada masyarakat. Kalau untuk birokrasi, saya akui sudah cukup baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika nantinya mendapatkan amanah masyarakat, dirinya tidak ingin bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak yang dinilai memiliki kompetensi menjadi salah satu konsep yang akan dikedepankan.

Menurutnya, pemerintahan desa membutuhkan kebersamaan dan orang-orang yang memiliki kemampuan di bidang masing-masing agar pembangunan dapat berjalan lebih maksimal.

“Ke depan kita akan berkolaborasi dengan siapa saja yang kita anggap kompeten. Tujuannya satu, bagaimana masyarakat bisa sejahtera dari segala lini,” tegasnya.

Haji Suhaili menyebut pembangunan Desa Taman Ayu tidak hanya menyangkut persoalan sosial, tetapi juga pembangunan infrastruktur dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Ia berpandangan, pemerintah desa membutuhkan keberanian untuk melakukan terobosan dan membuka akses yang lebih luas ke pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Pemerintah desa butuh nyali dan keberanian untuk membangun desa. Bagaimana kita melakukan manuver ke daerah, bahkan sampai ke kementerian, untuk membawa program dan pembangunan ke Desa Taman Ayu,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa setiap langkah yang akan dilakukan harus dibangun melalui semangat kebersamaan dan kepentingan masyarakat.

Haji Suhaili berharap proses Pilkades Taman Ayu dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa desa ke arah yang lebih maju.

Dengan pendaftaran perdananya yang diiringi ratusan simpatisan, langkah Haji Suhaili menuju kontestasi Pilkades Taman Ayu kini resmi dimulai.

Ia pun membawa satu harapan besar: membangun Desa Taman Ayu dengan semangat kebersamaan, keberanian, dan tentunya dengan ridha Allah SWT. (dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here