GerbangIndonesia, Lombok Barat – Warga Dusun Bakong, Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok janin atau orok bayi yang tersangkut di dalam saluran gorong-gorong, Senin (2/11/2026) pagi.

Penemuan memilukan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Janin bayi itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kemudian melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun Bakong untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan dari kepala dusun setempat mengenai penemuan orok bayi di saluran gorong-gorong Dusun Bakong,” ungkap AKP Lale Dewi.

Berdasarkan informasi kepolisian, penemuan itu terjadi sekitar pukul 07.15 WITA. Kepala Dusun Bakong, Darmayasa (48), didatangi salah seorang warganya yang melaporkan adanya segumpalan daging menyerupai janin bayi di saluran gorong-gorong RT 02.

Mendapat laporan tersebut, Darmayasa bersama saksi langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenarannya. Setelah diperiksa, benda mencurigakan tersebut diduga kuat merupakan orok bayi.

Kepala dusun kemudian segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Kebon Ayu. Tak berselang lama, personel piket fungsi Polsek Gerung tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Merespons laporan tersebut, personel Polsek Gerung bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Lombok Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga mengumpulkan barang bukti awal serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Janin bayi yang identitasnya masih belum diketahui atau disebut Mr. X itu selanjutnya dievakuasi dan dititipkan di ruang forensik RSU Provinsi NTB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami bersama Tim Inafis telah melakukan olah TKP serta pengumpulan alat bukti awal,” jelas AKP Lale Dewi.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk melakukan identifikasi umum maupun khusus terhadap janin tersebut.

Selain itu, koordinasi dengan Kaur Dokpol RS Bhayangkara juga dilakukan guna pelaksanaan visum luar dan autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap asal-usul janin tersebut, termasuk menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara pengumpulan informasi di tengah masyarakat terus dilakukan.

Polisi berharap melalui pemeriksaan forensik dan pendalaman keterangan saksi, identitas janin serta rangkaian peristiwa di balik penemuannya dapat segera terungkap.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat. Aparat kepolisian masih bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik penemuan janin bayi di gorong-gorong Dusun Bakong tersebut. (dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here