GerbangIndonesia, Lotim – Adanya dua orang siswa dan satu orang guru yang terkonfirmasi positif Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur akan memperketat protokol kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan di sekolah-sekolah. Baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Dikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, tahun pembelajaran semester ganjil akan berakhir Sabtu mendatang. Sedangkan pembelajaran semester genap akan dimulai 4 Januari, sehingga pihaknya ingin memanfaatkan masa libur untuk mereviu kembali dan menegaskan kepada satuan pendidikan untuk lebih ketat dalam menjalankan protokol kesehatan.
“Saat masuk di hari pertama semester genap nanti, insya Allah akan lebih baik dari kondisi sebelumnya,” ujar Dewanto, Kamis (17/12).
Selain itu, sebelum para siswa masuk sekolah , pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan sekolah sebanyak dua kali sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya.
Adapun untuk pembukaan sekolah pada semester genap mendatang, pihaknya masih konsisten dengan apa yang sudah dilakukan walaupun sudah ada siswa yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran empat menteri yang memberikan wewenang kepada daerah.
“Hari libur ini kita manfaatkan untuk mensterilisasi untuk memulai kegiatan di semester genap,” katanya.
Adapun kedua sekolah yang siswanya terpapar Covid-19 tersebut, saat ini sudah ditutup sementara selama 14 hari ke depan. Hal ini sesuai dengan Protap surat edaran empat menteri tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan juga sudah melakukan tracking, dan rapid tes,” pungkasnya. (*)







