Himpunan Mahasiswa Islam Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah Pancor (HIMMAH NWDI), saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lotim, Senin (24/5). FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Himpunan Mahasiswa Islam Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (Himmah NWDI) Lombok Timur, melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Lotim, Senin (24/5). Aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap konflik senjata antara Israel dan Palestina.

Kordum aksi Zaini Asy’ari mengatakan, dalam aksi tersebut mendesak Bupati Lotim, untuk segera bertindak tegas terhadap apa yang terjadi di Palestina, sebagai bentuk kepedulian Pemda terhadap nasib masyarakat Palestina.

“Hingga saat ini tidak ada aksi tegas yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Lotim, terhadap konflik dan penjajahan yang dialami oleh Palestina,” terang Zaini.

Dalam aksi tersebut juga mebdesak bupati Lotim untuk memboikot produk Israel yang ada di ritel-ritel modern dan memberhentikan izin kepada ritel modern di Lotim, sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina.

Kata dia, beberapa waktu lalu Bupati Lotim juga pernah mengatakan tidak akan memberikan izin lagi kepda ritel-ritel modern di Lotim. Sehingga dalam akasi tersebut juga untuk menegaskan kembali janji tersebut.

“Kami harap dengan izin ritel ini distop, ini merupakan salah satu cara untuk meminimalisir dan memboikot produk zionis Israel ini di Lotim. Keberadaan ritel ini juga membunuh UMKM yang ada di Lotim,” imbuhnya.

Ia menegaskan, meski tidak bisa memboikot semua produk israel yang masuk di Lotim, sedikit tidaknya semua produk islarel yang ada di ritel moderen tersebut bisa diboikot untuk mempersempit ruang gerak Israel.

“Semua bentuk penjajahan di atas dunia ini harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, untuk itu kami menawarkan Pemkab Lotim untuk memboikot semua produk Israel di ritel modern dan tidak memberikan izin lagi,” tegasnya.

Dirinya berjanji jika tuntutan tersebut tidak di indahkan oleh Pmekab Lotim dalam 7×24 jam, maka akan menggelar akasi yang lebih besar lagi.

Sementara itu Asisten I Pemda Lotim yang menerima masa aksi, Mahsin Munawar mengatakan, Pemkab Lotim juga sejalan dengan apa yang menjadi tuntutan masa aksi untuk menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

“Penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Pemkab Lotim akan terus mengawal Kebijakan pemerintah pusat untuk menjunjung tinggi azas kemanusiaan,” ucapnya.

Mahsin mengatakan, Pemkab juga setuju dan sejalan dengan masa aksi untuk memboikot semua bentuk produk zionis Israel yang masuk di Lotim, dan hal tersebut sebagi bentuk tindak tegas dari Pemkab Lotim.

“Saya mewakili Pemkab Lotim sejalan dengan tuntutan tadi, untuk memboikot produk zionis Israel, karena itu juga sejalan dengan komitmen Pemkab Lotim untuk memajukan UMKM lokal,” ucapnya.

Pantauan GerbangIndonesia, dalam aksi tersebut Asisten I Pemkab Lotim menandatangani surat penyataan sikap atas tuntutan masa aksi untuk memboikot semua produk islarel yang ada di ritel modern. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here