
GerbangIndonesia, Lotim – Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa secara serentak Tahun 2021 di Kabupaten Lombok Timur di tengah pandemi memerlukan perhatian dan kesiapan khusus. Hal ini ditegaskan Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra, Lalu Dami Ahyani.
“Semuanya butuh kesiapan khusus. Seperti apa kesiapan bagi setiap desa untuk bakal calonnya masing-masing? Itu yang harus kita tahu dulu,” ucap pria yang kerap di sapa Miq Dami itu, Sabtu (5/6).
Dirinya mengingatkan, untuk menyukseskan Pilkades serentak tersebut perlunya kerja sama berbagai pihak, terlebih pelaksanaannya masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sinergisitas semua pihak sangat dibutuhkan agar Pilkades tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
“Sangat penting sekali dalam Pilkades ini, tetap menjalankan protokol kesehatan dalam setiap tahapan, termasuk pada Hari-H pemilihan nantinya,” harapnya.
Kata dia, pelaksanaan tahapan Pilkades di seluruh desa yang melaksanakan Pilkades, yang 29 desa saat ini sudah melakukan penjaringan bakal calon (Balon).
Dia menjelaskan, terdapat 11 desa yang jumlah bakal calonnya lebih dari 5 orang, sementaranya sisanya hanya memiliki dua bakal calon. Sehingga hal tersebut merupakan tugas panitia desa baik dalam penyaringan, pemungutan suara, hingga penetapan.
“Panitia kabupaten tidak boleh mengambil alih tugas panitia desa,” katanya.
Dirinya berharap, kepada kepala desa yang kelak terpilih merupakan figur yang baik dan peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






