
GerbangIndonesia, Lotim – Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi Sjamsuddin, S.H., menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak tidak anti terhadap kritik yang disampaikan oleh aktivis mahasiswa.
Baca Juga: Babak Baru Perseteruan KAI dan IKADIN NTB
“Masalah kritik terhadap kinerja pemerintah, silakan. Kita tidak anti kritik,” terangnya saat menghadiri acara pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lombok Timur, di Pendopo Wakil Bupati, Jumat (3/8).
Dirinya mendorong, aktivis mahasiswa menyampaikan kritik-kritik yang lebih substansial dan berkualitas supaya berdampak pada kemaslahatan masyarakat banyak. Sebab menurut dia, semakin berkualitas sebuah kritik yang disampaikan maka akan semakin besar dampaknya kepada masyarakat.
Dijelaskan Rumaksi, kritik yang hendak disampaikan kepada pemerintah, harus dilandasi dengan niat yang tulus dan iklhas. Semua itu semata-mata untuk meluruskan dan memperbaiki kekeliruan yang mungkin dilakukan oleh pemerintah.
“Kritik yang hendak disampaikan, harus betul-betul dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas, niatnya harus untuk memperbaiki bukan merusak,” imbuhnya.
Dirinya berharap kepada pengurus yang baru saja dilantik agar bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah guna membantu mengatasi persoalan-persoalan yang tengah dihadapi Pemerintah khususnya Pemkab Lotim.
Lebih lanjut Rumaksi menyampaikan, dirinya merasa optimis dengan SDM yang dimiliki PMII yang rata-rata lulusan sarjana. Pengurus yang baru dilantik tersebut juga diharapkan mampu memberikan sumbangsih kepada masyarakat secara luas.
Baca Juga: Bupati Lotim Resmikan Public Safety Center 199 RSUD R Soedjono Selong
“Pemuda harus melek teknologi, aktivis mahasiswa yang merupakan pemuda millenial jangan sampai lupa pada budaya dan kearifan lokal,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






