GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur mencatat, sebanyak 19 gedung ruang kelas Sekolah Dasar (SD) di Lotim mengalami rusak berat. Satu diantaranya rumah dinas guru.
Baca Juga: Penyebab Pasangan Gancet saat Hubungan Intim
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dikbud Lotim, Hadi Jayari mengatakan, jumlah ruang sekolah yang mengalami rusak berat hingga 100 persen tersebar di 20 sekolah di Lotim.
Kata dia, jumlah keseluruhan ruang kelas yang terbilang sudah tak layak pakai tercatat sebanyak 70 kelas dan satu unit rumah dinas guru yang terletak di Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun.
Semua sekolah yang mengalami rusak terparah tersebut sudah diusulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 mendatang. Namun usulan kata Hadi ditolak.
“Alasnnya, DAK tidak bisa digunakan untuk membangun sekolah yang tingkat kerusakannya di atas 65 persen. Tapi saran dari Kemendikbud diusulkan pembangunan kembali di Kementerian lain seperti di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),” katanya.
Tingginya jumlah sekolah rusak di Lotim dikarenakan bangunan-bangunan tersebut sudah termakan usia. Dimana rata-rata sekolah yang mengalami rusak berat tersebut terakhir dibangun tahun 1990 lalu.
Dijelaskan Hadi, jumlah SD di Lotim sangat banyak sehingga untuk merenovasi semua SD di Lotim membutuhkan biaya yang cukup banyak. Dari 753 SD di Lotim baik negeri maupun swasta, 50 persen belum pernah direnovasi.
Baca Juga: Viral Video Pasangan Gancet Menangis Minta Tolong, Ustad Sampai Turun Tangan
“Selain dimakan oleh usia, sekolah kita juga rusak karena guncangan gempa tahun 2018 dan 2019 lalu, banyak struktur sekolah rusak berat,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







