Personel Satpol PP Lotim bersama Bupati saat memusnahkan Miras di Hutan Taman Rinjani Selong, Jumat (15/10). FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur memusnahkan 4.174 liter minuman keras (Miras) yang didapatkan dari operasi tangkap tangan (OTT) dan patroli rutin Turjawali sejak bulan Januari-Oktober 2021.

Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!

BB Miras tersebut paling banyak didapatkan di wilayah Kecamatan Sakra, Masbagik, Peringgabaya dan Keruak. Adapun jumlah BB miras yang dimusnahkan sebanyak 180 liter Bir Bintang, 2.664 miras jenis tuak dan 1.330 miras jenis brem.

“Miras yang paling bayak kita dapatkan selama oprasi itu miras jenis tuak, yang lain bir bintang dan brem,” kata Kasat Pol PP Lotim, Sudirman saat pemusnahan BB miras di Hutan Taman Rinjani Selong, Jumat (15/10).

Sudirman menegaskan, bagi pelaku pengecer Miras yang ada di Lotim, agar diberikan sanksi tegas dan denda yang lebih besar dari sebelumnya untuk memberikan efek jera terhadap pelaku.

Kata dia, selama ini sanksi denda yang diberikan terhadap pelaku sangat lunak. Sehingga tidak bisa memberikan efek jera terhadap pelaku. Dirinya berharap sanksi yang diberikan minimal Rp 5 juta dan kurungan.

“Dendanya minimal Rp 5 juta, tidak lagi menjadi maksimal. Biar kalau tidak bisa mampu bayar, dimasukkan kurungan biar mereka rasakan. Saya yakin ada efek jeranya,” tegasnya.

Selain itu, dirinya juga berharap agar Pengadilan juga bisa menindak tegas para pelaku. Pengadilan jangan sampai banyak perihatin nya terhadap pelaku. Sebab menurutnya korban dari Miras tersebut sangat banyak sekali.

“Selain BB yang kita musnahkan, kita juga setiap hari membuang mirasnya di Labuhan Haji, dan para pelaku ini juga inj tidak ada bosan-bosannya. Padahal setiap hari kena razia,” ungkapnya.

Baca Juga: Menko Airlangga: Provinsi NTB Terbaik Dalam Penyaluran BTPKLW

Lanjut Sudirman, sebagian besar BB Miras tersebut datang dari Lombok Barat (Lobar). Adapun untuk produksi Miras di Lotim saat ini sudah mulai berkurang, namun Miras ini tetap saja masuk dari luar Lotim. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here