GerbangIndonesia, Lotim – PDAM Lombok Timur (Lotim) berencana membuat Program Pantai Selatan pada tahun 2022 mendatang. Program ini guna mengatasi kekeringan di wilayah selatan, yang kerap menjadi langganan kekeringan setiap tahun.
Baca Juga: Jajal Sirkuit Mandalika, Presiden: Banyak Tikungan Tajam, Sulit untuk Saya!
Direktur PDAM Lotim, H Mudhan ST, MM mengatakan, pada program tersebut PDAM Lotim akan menggunakan empat sumber mata air. Sumber mata air ini kemudian akan dikumpulkan di satu titik, yakni di Kota Raja Kecamatan Sikur, dengan kapasitas 150 liter perdetik.
“Itu akan kita alirkan ke bagian selatan khusus di lima kecamatan, seperti Kecamatan Sakra, Sakra Barat, Sakra Timur, Keruak dan Kecamatan Jerowaru,” terangnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (16/11).
Kata dia, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan data masyarakat. Adapun kapasitas air yang 150 liter perdetik tersebut akan menyasar atau dimanfaatkan oleh 15 ribu sambungan rumah (SR).
Lanjutnya, pada Program Pantai Selatan tersebut akan menyasar semua daerah yang ada di wilayah selatan yang kerap menjadi langganan kekeringan. Seperti Ekas dan Batu Nampar.
“Itu semua bisa habis sampai Batu Nampar sampai Ekas. Sehingga kita membutuhkan dua reservoar untuk di selatan ini. Pertama kita tempatkan di daerah Sukaraja dan satunya lagi kita taruh di Ekas untuk bisa mengcover semuanya,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk bisa mengairi daerah selatan tidak bisa hanya mengadalkan sumber mata air saja. Namun juga akan menggunakan air baku yang akan diolah.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Diresmikan, Jokowi: Kita Siap Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP
“Kita akan buat pengolahan di Kota Raja, kita akan ambil air dari empat pengambilan kemudian kita satukan di tempat pengolahan untuk diolah kemudian kita salurkan ke daerah selatan. Kapasitasnya 150 liter perdetik,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







