Wakil Gubernur NTB, Dr Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengunjungi lokasi terdampak banjir dan longsor, Selasa (7/12). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Barat – Wakil Gubernur NTB, Dr Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengunjungi lokasi terdampak banjir dan longsor di Desa Batu layar Utara Kecamatan Batulayar, dan Desa Kekait Daye dan BTN Bayangkara Desa Ranjok, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (7/12).

Melihat kejadian dan kondisi yang menyebabkan banyaknya korban dan rusaknya berbagai infrastruktur, Wagub NTB memastikan agar semua desa yang ada di NTB harus siap menerapkan program unggulan NTB Gemilang. Yaitu Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Maksud dari Desa Tangguh Bencana, yaitu menyadari potensi bencana yang ada di sekitarnya sehingga siap-siap tau apa yang harus dilakukan, harus skala desa dan ini yang sedang kita perjuangkan sekarang,” tutur Ummi Rohmi saat meninjau lokasi banjir dan longsor, Selasa (7/12).

DESTANA kata wakil Gubernur, adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.

Perlunya kesadaran masayarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, tidak boleh ilegal logging, dan sampah harus dikelola dengan baik,

“Misalnya kita punya rumah di pesisir hutan, karakteristik bencana seperti banjir, longsor dan sebagainya, sehingga kita harus memastikan kondisi hutannya tidak boleh gundul. Posisi rumah juga harus diperhatikan,” jelas Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi juga meninjau langsung kondisi warga yang telah dievakuasi di pengungsian.

“Anak-anak kita Alhamdulillah terlihat bahagia, karena mereka masih anak-anak belum tau apa-apa ya! Yang terpenting mereka tidak terpengaruh mentalnya dan tetap semangat,” tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat merilis data sementara, Selasa (7/12) korban terdampak banjir di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 5.399 KK dan di Kota Bima sebanyak 5.457 KK.

Pemprov NTB juga telah mendistribusikan bantuan di tiga kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor, berupa bantuan makanan siap saji, matras tempat tidur, terpal atau tenda, selimut, paket sandang dan kebutuhan lainnya di lokasi yang terdampak.

Baca Juga:Ada Leo dan Virgo, Ini 9 Sifat Zodiak Agustus yang Menarik Diketahui

Sedangkan salah satu warga, Ibu Sumarni mengaku bahagia bisa bertemu dengan Wakil Gubernur. Sebab selama ini dirinya sangat mengidolakan beliau.

“Apalagi kami saat ini sedang dalam keadaan terkena musibah. Alhamdulillah bisa berjumpa dengan beliau,” ujarnya. (red)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here