Gerbang Indonesia, Lotim – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lombok Timur, memanfaatkan momen vaksinasi untuk melakukan memperbarui data-data kependudukan masyarakat yang belum terverifikasi secara online.
Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19
Kadis Dukcapil Lotim, Striadi menyampaikan, banyaknya data masyarakat yang tidak online seperti Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak online diketahui setelah adanya pendapatan vaksinasi.
“Sebenarnya setelah terbit KTP elektronik datanya sudah online, tapi masyrkat kita ini banyak yang ketika KK-nya hilang mereka tidak menceritakan apa yang sebenarnya terjadi sehingga terbitlah KK baru yang mengakibatkan data itu ganda dan tidak online,” bebernya saat ditemui di ruangannya, Selasa (21/12).
Selain itu, penyebab tidak onlinenya data tersebut juga dikarenakan masyarakat yang pernah tinggal atau merantau di daerah lain tidak mengakui dirinya sudah memiliki data di tempat ia tinggal sebelumnya, sehingga meminta kepada Disdukcapil untuk menerbitkan data baru yang mengakibatkan KK tersebut tidak online.
“Jadi ketika momen seperti vaksinasi ini barulah dia ketahuan mana data yang tidak online dan ganda kita akan lakukan pembaruan terus,” imbuhnya.
Kata dia, ada juga data masyarakat yang ditemukan menggunakan dua alamat yang berbeda,dikarenakan ia tinggal di dua daerah. Namun setelah di cek menggunakan sidik jari yang bersangkutan itu memang sudah memiliki data.
Adapun pihaknya sudah bekerjasama dengan pihak Puskesmas dan vaksinator untuk mengidentifikasi data-data masyrakat yang belum online tersebut untuk diverifikasi kembali.
Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?
“Karena dulu kan sistem SIAK kita masuk menggunakan sistem lama, jadi tidak mampu mendeteksi yang punya data di daerah lain. Tapi sekarang persisnya sudah semakin bagus sehingga semuanya bisa ketahuan sekarang,” pungkasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






