GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur akan kembali mengaktifkan pos penanganan Covid-19 Kabupaten. Imbasnya, penerapan Prokes di Lotim seperti awal terjadinya Covid-19. Termasuk di rumah ibadah dan sekolah.

Baca Juga: Optik Bersama Siapkan 100 Unit Kacamata Baca dan Minus Gratis, Ini Syaratnya..

Sekretaris Daerah Lotim, HM Juaini Taufiq mengakui penerapan Prokes di Lotim saat ini sudah mulai abai diterapkan oleh masyarakat. Sehingga Bupati Lotim menekankan agar Prokes kembali diperketat baik di rumah ibadah dan sarana pendidikan.
“Kita berupaya untuk menekankan capaian vaksinasi dan Prokes. Karena kita sudah abai dengan Prokes ini,” jelas Juaini kepada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Lotim, Senin (7/2).

Hal tersebut dilakukan juga untuk mempertahankan level PPKM Lotim di Level I, yang saat ini terancam bergeser ke level II. Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedgari) nomor 06 tahun 2022.

Dimana level PPKM suatu daerah ditentukan oleh capaian vaksinasi dosis II dan dosis II lansia. Sementara capaian vaksinansi Lotim untuk dosis II masih di angka 60,23 persen, sementara disyaratkan minimal mencapai lebih dari 70 persen. Sedangkan untuk capaian vaksinasi dosis II lansia saat ini baru mencapai 43 persen lebih, sedangkan yang disyaratkan harus mencapai 60 persen.

Selain itu, kasus reaktif Covid-19 di Lotim juga mengalami kenaikan. Dimana saat ini terdapat 16 kasus Covid-19 ditemukan di Lotim, namun dari 16 kasus tersebut belum ditemukan pasien yang positif dan sedang menjalani isolasi mandiri.

“Sekarang Vaksinasi Booster untuk ASN sedang berjalan dan vaksinasi dosis II untuk siswa juga sedang kita galakkan juga. Jadi semua harus beriringan,” terangnya.

Dirinya menargetkan, pada akhir Februari ini capaian vaksinansi dosis I di Lotim sudah mencapai 100 persen. Kemudian dosis kedua 70 persen dan lansia harus mencapai 70 persen.

Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..

“Itu yang kita kejar sekarang karena itu syarat untuk mempertahankan level kita tetap di level I,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here