GerbangIndonesia, Lotim – Meski kasus Covid-19 di Lombok Timur beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan. Namun demikian, pembelajaran secara tatap muka (PTM) penuh di semua jenjang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dikbud) Lotim masih berjalan normal.
Baca Juga: Prokes di Rumah Ibadah dan Sekolah Kembali Diperketat, Ini Penjelasan Sekda
Hal tersebut diungkapkan Kadis Dikbud Lotim, Achamd Dewan Hadi. Dia menyampaikan, untuk proses pembelajaran secara PTM penuh pihaknya masih merujuk pada Surat Edara (SE) empat menteri. Dimana daerah yang boleh melakukan PTM secara penuh ialah daerah level I, capaian vaksin untuk tenaga pendidikan diatas 80 persen dan vaksin Lansia di atas 50 persen.
“Alhamdulillah semua persyaratan itu kita sudah penuhi, sehingga kita bisa melakukan PTM penuh 100 persen,” kata Dewanto saat ditemui di Selong, Selasa (8/2).
Ditegaskannya, meski adanya kemuculan kasus baru ditemukan, namun pihaknya akan tetap melakukan PTM secara penuh dengan mengacu pada SE empat menteri dengan yang mensyaratkan level I. Kendati demikian level Lotim bergeser menjadi level II maka akan diberlakukan PTM dengan kapasitas 50 persen.
Sementara itu, adanya informasi siswa yang terkonfirmasi Covid-19 di Lotim, saat ini siswa tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
“Siswa itu hanya reaktif saja, PCR-nya belum positif,” imbuhnya.
Sementara untuk vaksin anak di Lotim saat ini sudah mencapai 75 persen untuk dosis I dan proses vaksinasi anak juga sampai saat ini masih berjalan di sekolah-sekolah.
Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..
“Kami juga menyadari masalah Prokes masih kendor di sekolah-sekolah, tapi nanti kita akan perketat lagi agar Prokes kembali diperketat,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







