Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur, H Ahmat. FOTO IST/GERBANG INDONESIA



GerbangIndonesia, Lotim – Pada tahun 2022 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur akan membangun Rumah Sakit tipe D Pratama di Kecamatan Suela. Rumah sakit ini dibangun untuk meningkatkan pelayanan akses kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga: Optik Bersama Siapkan 100 Unit Kacamata Baca dan Minus Gratis, Ini Syaratnya..

Kepala Dinas BP3AKB Lotim, H Ahmat mengakui bahwa aspek kesehatan merupakan salah satu faktor penentu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di suatu daerah termasuk Lotim. Sehingga Pemkab Lotim terus membenahi akses kesehatan untuk masyarakat.

“Rumah sakit ini nantinya akan melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Sembalun, Suela, Pringgabaya, Aikmel, dan Lenek. Selain itu Puskesmas Labuhan Lombok akan segera difungsikan pada Maret ini,” terang H Ahmat dalam sambutannya pada apel gabungan seluruh jajaran OPD, Jumat (17/2).

Kata dia, peningkatan layanan kesehatan tersebut juga sebagai ikhtiar Pemkab Lotim untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI dan AKB). Sebab angka AKI dan AKB Lotim dinilai masih cukup tinggi.

Dengan akses memadai terhadap layanan kesehatan, diharapkan deteksi dini terhadap kondisi kehamilan dan kondisi bayi dapat segera diketahui dan ditemukan solusinya.

“Selain melakukan deteksi dini, cara lain untuk menurunkan jumlah AKI dan AKB di Lotim yakni dengan melakukan pencegahan perkawinan usia anak,” ucapnya.

Dirinya berharap, keberadaan Peraturan Bupati nomor 41 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Usia Anak, bisa menjadi salah satu solusi.

Disebutkan Ahmat, Perbup tersebut juga telah diadopsi hingga tingkat desa dan kelurahan melalui Perdes, awiq-awiq, dan kesepakatan bersama. Sehingga mampu menurunkan kasus selama ini di Gumi Patuh Karya.

“Langkah ini merupakan bagian dari misi ke-4 RPJMD 2018-2023, yakni memperkuat pemberdayaan perempuan dalam pembangunan sosial, politik, mencegah kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak serta meningkatkan pembinaan kepemudaan dan olahraga,” sebutnya.

Sehubung dengan itu, lanjut Ahmat melalui DP3AKB juga terdapat sejumlah kebijakan strategis yakni pengarusutamaan gender melalui Perda nomor 2 tahun 2020, keberadaan Perbup nomor 4 tahun 2020 tentang kabupaten layak anak, serta sejumlah aturan pendukung lainnya.

Selain itu, Pemkab Lotim juga telah menetapkan 13 desa ramah perempuan dan peduli anak yang rencananya akan dideklarasikan Maret mendatang.

Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..

“Kami berharap kepada kita semua agar ikut andil, bergerak bersama, menunjang tupoksi masing-masing demi mewujudkan Lotim yang adil, sejahtera dan aman,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here