GerbangIndonesia, Lotim – Level PPKM Lombok Timur pada awal Maret ini kembali naik menjadi level II. Penurunan level tersebut dikarenakan capaian vaksinasi yang masih kurang dari 70 persen.
Baca Juga: Pria Asal Lombok Barat Ini Bawa Replika Mobil FI Sampai Sirkuit Mandalika Tapi Tak Boleh Masuk
“Jadi penurunan perubahan level ini dikarenakan capaian vaksinasi bukan karena banyaknya kasus,” terang H Pathurrahman Kepala Dinas Kesehatan Lotim, saat ditemui di kantornya, Jumat (4/3).
H Pathurrahman meyebutkan adanya informasi bahwa pada Maret ini bahwa hanya Lotim yang masih di Level I di NTB. Kata dia, hal tersebut masih merujuk pada data tanggal 26 Februari sehingga dari indikator tersebut Lotim masih di level I.
Ditegaskannya, berdasarkan data terbaru sejak awal Maret, Kabupaten Lotim menduduki level II. Ini dikarenakan indikator penilaian level PPKM belum memenuhi, khusunya capain vaksin dosis II yang kurang dari 70 persen.
“Kalau 26 Februari memang hanya Lotim yang berada di Level I, tapi berdasarkan data terbaru kita di level II. Karena data ini setiap malam data ini berubah terus,” jelasnya.
Kata dia, perubahan level tersebut berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (SE MENDAGRI) dimana sejak awal Maret level Lotim menjadi level II.
Disebutkan pula, saat ini Dikes Lotim juga tengah melakukan perbaikan terkait adanya selisih data vaksinasi antara data P-Care dengan data manual. Dimana masih terdapat selisih sebanyak 40 ribu lebih. Sehingga hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap capaian vaksinasi di Lotim.
Baca Juga: NasDem Godok Calon Presiden, Surya Paloh: Ada Tiga Nama
“Selisih data kita juga masih jauh, jadi berpengaruh terhadap capaian kita. Ini dikarenakan karena datanya belum diinput karena kita lebih mengutamakan pelayanan dulu dan bisa juga dikarenakan adminduk masyarakat yang belum online,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






