
GerbangIndonesia, Sumbawa Barat – Program TMMD ke-114 Kodim 1628/Sumbawa Barat tidak hanya menyentuh sasaran fisik, namun yang tidak kalah penting sasaran non fisik dalam membangun sikap mental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga: Pemilihan DPD RI Dapil NTB 2024, Pendatang Baru Berpotensi Tumbangkan Petahana
Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD 114 Kodim 1628/SB, Letkol Inf Octavian Engalana Partadimaja, Rabu (3/8/2022).
Seperti hari ini, Dansatgas di lokasi TMMD digelar pula kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan rekrutmen Prajurit TNI di Aula Ki Hajar Dewantara SMAN I Poto Tano.
“Kegiatan ini salah bentuk pembinaan kepada generasi muda dalam menumbuhkan semangat kebangsaan serta meningkatkan pengetahuan tentang proses rekrutmen Prajurit TNI,” Kata Dansatgas.
Dalam hal ini selaku penyampaian materi Pasipers Dim 1628/Sumbawa Barat, Kapten Cba Suwondo diawali dengan memberikan semangat yel-yel dari siswa – siswi SMAN 1 Poto Tano guna menyemarakkan acara.
Adapun isi materi wawasan kebangsaan dan rekrutmen TNI secara garis besar antara lain, penerimaan calon anggota TNI itu setiap tahun ada enam kali dalam setahun.
Kemudian tata cara penerimaan calon prajurit harus mendaftarkan diri secara online dan validasi data atau berkas di Kantor Ajenrem 162/Mataram.
Saat ini lanjut Dansatgas, banyak keahlian yang di butuhkan oleh TNI. Baik dari bidang olahraga maupun bidang lainnya untuk Tamtama, Bintara dan Perwira. Khusus penerimaan Bintara sumbernya banyak ada Bintara unggulan, Bintara Umum/PK. Sedangkan untuk Perwira bisa mendaftarkan diri di Akademi Militer, Pa PK TNI.
“Untuk informasi jadwal dan persayaratan penerimaan menjadi anggota TNI bisa ditanyakan di Koramil/Kodim KSB ataupun menanyakan kepada anggota TNI yang ada di wilayah KSB. Bisa juga secara online melalui situs resmi tnirekrutmen.id.mil,” kata Dansatgas.
Adapun Mlmateri seleksi dengan memakai sistem gugur meliputi:
# Pendaftaran Online / Administrasi.
# Pemeriksaan Kesehatan.
# Jasmani
# Litpers.
# Tes Psikologi
# Pantuhir.
Syarat Umum
# Warga negara Republik Indonesia.
# Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
# Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.
# Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia / SKCK.
# Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
# Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Syarat Lain/tambahan:
# Pria dan/atau wanita, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
# Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta ( Khusus penerimaan Perwira ) yang terakreditasi sesuai kebutuhan.
# Belum pernah nikah dan sanggup tidak Nikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama.
# Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
# Bersedia mengikuti pemeriksaan atau pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Mental, ideologi, dan Psikologi.
# Berumur minimal 18 tahun dan 22 tahun pada saat mendaftar / awal saat masuk pendidikan.
# Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku
# Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
“Perlu digaris bawahi bahwa penerimaan untuk menjadi anggota TNI tidak dipungut biaya. Jika ada orang yang mengaku ingin membantu adik adik dan membutuhkan biaya itu bohong dan jangan dipercaya, adik-adik bisa menkofirmasi ke Koramil maupun ke Kodim,” pesan Dansatgas.
Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun
Diharapkan dengan adanya kegiatan Sosialisasi Rekrutmen penerimaan calon anggota TNI tingkat animo pemuda / masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat untuk masuk menjadi calon anggota TNI semakin meningkat. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli






