Tim Korem 162/WB saat berhasil mendaki Gunung Rinjani. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Rombongan Danrem 162/WB bersama para pejabat setingkat Kasi, Dandim, Pasi dan Prajurit pada Jumat (12/8/2022) melakukan pendakian ke Puncak Gunung Rinjani berjalan sukses sesuai harapan.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Di sepanjang jalur pendakian, rombongan kerap disapa hangat oleh para pecinta Rinjani mancanegara dan lokal dari luar NTB yang akan melaksanakan pendakian  maupun yang juga akan turun.

Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Asep Okinawa mengatakan, bahwa kegiatan pendakian ini dilaksanakan sebagai sebuah tradisi dari keluarga besar Korem 162/WB. Baik perwira maupun jajaran lain.

Pada ketinggian 3726 MPDL, terdapat Tugu Trisula Rinjani yang dibangun puluhan tahun silam. Dimana jajaran Perwira Korem yang menjabat menetapkannya sebagai sebuah tradisi untuk melakukan penancapan Bendera Korem 162/WB.

Tahun ini bertepatan dengan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, Pejabat Baru yaitu Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aries Nurcahyo, Kasrem Kol. Inf. Lalu Habiburahman, Dandim Mataram, Letkol Arh. Arif Rahman, Dandim Lombok Tengah Letkol Inf. Putu Tangkas, para Kasi, para Pasi dan Prajurit yang jumlahnya sekitar 80 personel ikut serta melaksanakan tradisi yang dimaksud.



Rombongan menempuh perjalanan sekitar 10 jam untuk mencapai Pos Pelawangan Lima yang merupakan pos terakhir yang paling dekat dengan Puncak Rinjani. Di tempat ini ditetapkan untuk menancapkan Bendera Korem 162/WB secara simbolik.

“Kami tiba di Pelawangan Lima sekitar pukul 18.00 Wita, kemudian menyiapkan perlengakapan seperti dapur dan tenda sebagai tempat beristitahat sementara melanjutkan perjalanan ke puncak,” jelas Asep Okinawa yang juga menjabat sebagai Pasi Intel Korem 162/WB itu.

Lanjut Asep Okinawa, perjalanan untuk mencapai Puncak Pelawangan Lima dilalui dengan sukses dalam cuaca yang sangat mendukung. Namun tantangan untuk menguji adrenalin justru ketika selesai membangun dapur dan tenda peristirahatan di Pos Pelawangan Lima, dimana kondisi cuaca mulai berubah drastis.

Sesuai perintah pimpinan, disepakati dari pos Pelawangan Lima setelah sedikit beristirahat, dilanjutkan dengan persiapan  kegiatan akhir yaitu mendaki puncak tertinggi Gunung Rinjani yang dikenal sebagai destinasi kebanggaan NTB  dan dikenal hingga mancanegara.

Kemudian pukul 00.00 Wita, dengan suhu udara sekitar ±2°C disertai kabut tebal dan hujan dengan petir yang cukup berisiko, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Puncak Rinjani setelah semua persiapan rampung.

Rombongan mencapai puncak sekitar pukul 03.00 dini hari dan sukses menancapkan Bendera Merah Putih dan Duplikasi Tunggul Korem Kebanggaan Korem 162/WB di puncak Rinjani sesuai harapan.

Dari puncak Rinjani, Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo S.Sos MM berpesan kepada segenap Perwira  dan Prajurit jajarannya agar tetap menghargai jasa para pendahulu dengan tatap terus memupuk tradisi yang dilaksanakan ini sebagai wujud terjalinnya kekompakan di tubuh keluarga besar Korem 162/WB, dan kebanggaan NTB.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Melalui tantangan medan yang berat disertai cuaca yang kurang bersahabat, akhirnya rombongan Danrem 162/WB, akhirnya mampu menerobos jalur turun dan tiba di Pos Pelawangan Lima Kembali dengan selamat. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here