Puluhan Mahasiswa saat melakukan demonstrasi di depan DPRD Lotim menolak kenaikan harga BBM. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) menggelar demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim, Senin (5/9/2022). Aksi mereka mewakili masyarakat, menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Korlap Aksi, Muhammad Zaini menyampaikan, kenaikan harga BBM bersubsidi yang dinilai pemerintah untuk mengurangi intalasi malah dinilai berbanding terbalik. Dimana dengan kenaikan harga BBM malah semakin menyusahkan masyarakat.

“Katanya ingin menurunkan inflasi tapi malah sebaliknya. Malah semakin menyengsarakan rakyat karena harga BBM yang melambung tinggi,” tegasnya disambut teriakan mahasiswa lainnya.

Kata dia, dengan naikanya harga BBM akan berpengaruh terhadap harga bahan pokok dan bahan lainnya. Sehingga ia menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini adalah kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat dan justru memberatkan rakyat.

Bahkan menurutnya kebijakan kenaikan harga BBM ini merupakan kebijakan yang menindas rakyat dan sangat merugikan rakyat.

Massa aksi juga mengancam akan terus melakukan demonstrasi dengan massa yang lebih besar lagi, jika kebijakan menaikkan harga BBM itu tidak dikaji ulang dan diperhatikan oleh pemerintah.

“Jika ini masih terjadi dan tidak kunjung dihentikan oleh pemerintah, maka kami mahasiswa tidak akan pernah mundur untuk menyuarakan aspirasi rakyat,” ancamnya.

Setelah melakukan aksi di depan gedung DPRD, massa aksi akhirnya ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Lotim, Daeng Paelori di ruang rapatnya. Dalam kesempatan tersebut, Daeng berjanji akan langsung menindak lanjuti dan menyampaikan tuntutan dari massa aksi ke pemerintah pusat.

“Saya pribadi mengapresiasi aksi adik-adik mahasiswa karena telah berjuang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” katanya bangga.

Sementara itu, Kapolres Lotim, AKBP Hery Indra Cahyono berterimakasih dan mengapresiasi massa aksi karena telah melakukan aksi dengan aman dan damai tanpa adanya tindakan yang bersifat anarkis.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Terimakasih kepada rekan-rekan karena telah menyuarakan aspirasinya dengan tertib, sehingga apa yang menjadi tuntutan bisa tersampaikan dengan aman dan lancar,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here