Sekda Lombok Timur HM Juaini Taufiq saat menjadi Inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Lombok Timur di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pada upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2022, Sekertaris Daerah Lombok Timur M Juani Taofik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengingat para pahlawan, terutama semangat dan keikhlasannya berjuang untuk kemerdekaan bangsa.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

“Termasuk pula seluruh elemen masyarakat, tokoh masyrakat, laskar pemuda, maupun tokoh agama dan para pengikutnya yang bersatu berjuang menghadang musuh,” ujarnya saat membacakan amanat Menteri Sosial Tri Risma Harini pada upacara peringatan hari pahlawan 2022. Di halaman kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (10/11).

Disebutnya, saat ini bangsa Indonesia juga dalam perjuangan besar untuk menaklukkan ancaman dan tantangan seperti pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, kelangkaan pangan, energi dan air bersih.

Adanya ancaman itu ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana tersebut termasuk pandemi Covid-19 serta kelangkaan sumber daya.

“Pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbaharukan harus diteruskan, termasuk pengembangan sumber pangan berbasis potensi dan kearifan lokal,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pengelolaan sumber daya air secara bijak harus dilakukan untuk menopang keberlangsungan hidup dan kehidupan generasi kini dan generasi mendatang dengan lebih baik.

Pada peringatan hari pahlawan tahun ini, mengangkat tema Pahlawanku Teladanku. Pada momen ini diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat.

“Pada momentum ini juga kami harapkan menjadi momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain,” harapnya.

Mengisi kemerdekaan dan meneladani para pahlawan dapat dilakukan dengan menjadi pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan memberantas kebodohan, memerangi kemiskinan dan upaya pecahbelah bangsa dan melawan paham radikal, serta menumbuhkembangkan semangat gotong royong untuk menyongsong masa depan yang cerah.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Setalah upacara bendera, dilanjutkan dengan tabur bunga di Makam Pahlawan Rinjani Selong dan Dermaga Labuhan Haji. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here