Ilustrasi nelayan di Lotim. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Sejak sepekan lalu Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur telah mendistribusikan bantalan sosial kepada 3.280 nelayan yang terdampak kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

“Untuk nelayan yang ada di Kecamatan Labuhan Haji, kami sudah berikan kemarin. Sekarang tahap kedua untuk Kecamatan Keruak dan Jerowaru,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, Muh. Zainuddin saat dikonfirmasi di Selong, Rabu (30/11).

Bantuan tersebut diberikan tidak secara tunai, namun diberikan langsung dalam bentuk BBM Pertalite. Masing-masing nelayan mendapatkan 30 liter.

“Dalam pendistribusian bantuan ini, kita bekerjasama dengan PT. Selaparang Energi yang mewadahi SPBN,” sebutnya.

Diakuinya pula, tidak semua nelayan di Lombok Timur mendapatkan bantuan tersebut. Namun yang lebih diprioritaskan adalah nelayan yang memiliki perahu besar dan menggunakan bahan bakar Pertalite.

“Kalau yang perahu kecil dan menggunakan solar, itu tidak dapat. Jumlah anggarannya Rp 1 miliar yang bersumber dari APBD langsung,” ungkapnya.

Pemberian bantalan sosial dalam bentuk BBM langsung, kata dia, dimaksudkan agar bantuan tersebut langsung tetap sasaran. Sebab dikhawatirkan jika diberikan dalam bentuk uang tunai, uang tersebut diperuntukkan untuk kebutuhan lain.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Jumlah yang didapatkan itu sama. Sama-sama 30 liter pernelayan. Kami menargetkan hari Rabu pekan depan sudah selesai disalurkan semua. Untuk hari Rabu itu untuk Kecamatan Peringgabaya dan Sambalia,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here