Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H Pathurrahman. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Meski saat ini layanan dan kartu BPJS Kesehatan di Lombok Timur telah beralih menggunakan sistem online, namun layanan secara tersebut belum bisa maksimal berjalan di sejumlah Puskesmas Lombok Timur.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Pathurrahman mengakui dari 35 puskesmas di Lombok Timur belum banyak yang menerapkan layanan secara online, salah satunya ialah antrian online. Hal itu disebabkan karena masih terkendala dengan peralatan dan sistem.

“Tapi di sebagian puskesmas sudah ada yang menerapkan, ada juga perangkatnya kemarin rusak tapi sudah diperbaiki sekarang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (26/12).

Penerapan layanan BPJS Kesehatan dengan sistem online ini menurutnya sangat perlu di kembangkan di semua puskesmas yang di Lombok Timur. Sebab hal itu untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat.

Adanya layanan secara online ini diakuinya, akan semakin mempermudah masyarakat untuk mencari pasilitas kesehatan dan tidak perlu lagi mendaftar secara manual dan menunggu selama berjam-jam.

“Dengan adanya sistem online ini maka masyarakat bisa tahu mana rumah sakit yang kosong dan mana rumah sakit yang terisi, termasuk juga tidak menunggu berjam-jam lagi,” imbuhnya.

Ditargetkan pada tahun 2023 mendatang semua puskesmas di Lombok Timur sudah menerapkan layanan BPJS kesehatan dengan sistem online. Saat ini kata dia, masih terkendala SDM dan perangkat sehingga belum bisa maksimal penerapannya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Insya Allah tahun 2023 mendatang kita akan ikhtiarkan antrean online itu bisa diterapkan di semua puskesmas,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here