Komisioner Bawaslu KLU saat menerima penghargaan KIP di Mataram. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menorehkan Penghargaan Terbaik Pertama dalam Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik untuk Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dan Desa Gemilang Informasi Publik (DGIP) yang digelar Komisi Penyiaran Informasi (KI) NTB, di Ball Room Lombok Raya, Kamis (14/12/2023).

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Ini buah dedikasi tinggi semua jajaran Bawaslu KLU. Saya berharap ini menjadi trigger bekerja lebih baik ke depan,” ungkap Koordinator Divisi HP2H Ria Sukandi mewakili Ketua Bawaslu KLU.

Menurutnya, penghargaan terbaik pertama itu merupakan kali pertama diperoleh dari Lembaga KI seraya menyebut bahwa capaian tersebut merupakan kerja keras Ketua dan anggota bersama jajaran Kesekretariatan Bawaslu Lombok Utara.

“Kami di Bawaslu kompak karena arahan Ketua Bawaslu demikian, ditambah jajaran sekretariat dengan managerial yang hebat sebagai pandu arah dalam kerja-kerja administratif,” tandas Mantan pentolan pers Lombok Utara ini.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTB diwakili Staf Ahli Gubernur, Yusron Hadi, mengungkapkan setiap orang berhak mendapatkan informasi dari lembaga publik yang seluruh kegiatannya dianggarkan melalui anggaran negara. Undang-undang keterbukaan informasi publik pada prinsip hukumnya yaitu bagaimana setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh publik.

“Informasi publik yang dikecualikan adalah informasi yang ketat dan terbatas,” ujarnya.

Kendati demikian, keterbukaan informasi oleh Badan Publik mampu mendorong kerja profesional dan akuntabel. Ia kemudian memaparkan kini NTB tengah dalam posisi keterbukaan publik yang sudah cukup bagus.
Secara nasional dalam indeks penilaian keterbukaan infomasi, NTB berada pada urutan keempat besar.

“Kita berharap dimasa yang akan datang peringkatnya terus meningkat,” imbuh mantan Kabiro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB ini.

Baca Juga: Polda NTB Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Irjen Pol Djoko Poerwanto

“Ini posisi yang bagus dan harus kita pertahankan. Saya berharap seluruh Badan Publik di NTB mulai merubah kebiasaan lamanya yang masih tertutup dan memberikan akses informasi yang terbuka bagi masyarakat,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here