Pelepasan JCH asal Lombok Timur oleh Wabup di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Timur – Suasana penuh keharuan menyelimuti pelepasan 343 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7. Acara ini digelar pada Kamis, 8 Mei 2025, di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong dan menjadi momen sakral menjelang keberangkatan para tamu Allah ke Tanah Suci.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Muh Edwin Hadiwijaya, turut hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala Dinas Kesehatan untuk melepas keberangkatan jemaah. Dalam sambutannya, Wabup Edwin menekankan pentingnya memastikan keberangkatan berjalan lancar serta menjaga kesehatan fisik para jemaah selama proses ibadah.

“Keberangkatan ini sudah melalui proses yang sangat teliti, termasuk pengecekan visa dan dokumen lainnya. Kami ingin memastikan tidak ada kendala berarti saat para jemaah tiba di embarkasi,” ujar Wabup Edwin, memberikan kepastian dan ketenangan kepada ratusan jemaah yang hadir.

Kepala Kemenag Lombok Timur, H. Shulhi, menyatakan bahwa seluruh calon jemaah haji dari daerah tersebut telah mengantongi visa dan siap berangkat. Menurutnya, pendekatan langsung ke desa-desa menjadi salah satu strategi sukses dalam memastikan seluruh calon jemaah mendapatkan informasi yang akurat terkait keberangkatan.

“Tim kami bahkan turun langsung ke kecamatan untuk menyampaikan kabar baik ini. Tidak ada sistem kloter yang disusun sembarangan. Semua berdasarkan kepastian dokumen,” jelas Shulhi.

Wabup Edwin juga menegaskan bahwa setibanya di embarkasi, para jemaah akan menjalani masa tunggu maksimal 24 jam sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan kenyamanan dan kepastian jadwal kepada jemaah.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan peran penting para petugas pendamping haji yang akan mendampingi selama proses ibadah. Petugas diharapkan memiliki kesabaran dan empati tinggi dalam menghadapi berbagai karakter dan latar belakang jemaah.

“Para petugas ini ibarat orang tua sementara bagi jemaah. Kami berharap mereka bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran,” tambahnya.

Tak hanya petugas, para jemaah juga diimbau untuk selalu menjaga kondisi fisik karena ibadah haji menuntut kesiapan jasmani maupun rohani. Wabup juga mengingatkan agar semua jemaah patuh terhadap arahan dari tim pendamping, termasuk tim medis yang selalu siap membantu.

Sementara itu, H. Shulhi merinci bahwa dari total 743 jemaah asal Lombok Timur, sebanyak 339 orang telah diberangkatkan dalam kloter utuh, 337 orang tergabung dalam kloter gabungan bersama jemaah dari Lombok Tengah, dan 22 orang masuk dalam kloter 11 bersama jemaah dari wilayah lain seperti Lombok Barat dan Sumbawa Barat.

Seluruh proses pemberangkatan dimulai dari Masjid Agung Selong menuju Asrama Haji NTB. Di sana, para jemaah mendapatkan bimbingan dan pelayanan menyeluruh sebagai bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

“Tenaga medis, tim pemandu haji daerah, hingga ketua rombongan sudah kami siapkan untuk mendampingi para jemaah,” ujar Shulhi, seraya menyampaikan bahwa sebagian jemaah dari Lombok Timur telah tiba di Arab Saudi dalam kondisi sehat dan berada dalam pemantauan rutin petugas di sana. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here