Panitia tengah melayani pendaftaran dan berbagai kebutuhan teknis dari perwakilan INORGA dan KORMI provinsi se-Indonesia, Jumat sore (13/06/2025). FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Agenda nasional ini akan diikuti oleh 38 KORMI Provinsi dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Sebanyak 73 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) telah terdaftar dalam entry by sport yang resmi ditutup. Jumlah tersebut akan mengalami sedikit penyesuaian berkurang satu dan ditambah empat INORGA undangan khusus Gubernur NTB, yakni APRI (Asosiasi Pemancingan Indonesia), PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia), SUP-ID (Stand Up Paddle Indonesia) dan PSBI (Perkumpulan Selam Bebas Indonesia).

Selain peserta resmi, sebanyak 28 INORGA akan turut tampil dalam kategori eksebisi, menambah semarak pesta olahraga rekreasi nasional ini.

NTB Siapkan 83 INORGA, Dominasi Jumlah Peserta
Tuan rumah NTB menjadi provinsi dengan jumlah peserta terbanyak, karena hampir seluruh 83 INORGA lokal akan ikut serta. Keikutsertaan ini merupakan syarat wajib bagi INORGA nasional yang hendak tampil di Fornas, yakni harus memiliki cabang atau kepengurusan di tingkat provinsi tuan rumah.

Sekretaris KORMI NTB sekaligus Sekretaris Panitia Pelaksana Fornas VIII, Hj. Sri Budi Hastuti Yani menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dari seluruh provinsi.

“Alhamdulillah, entry by sport berjalan lancar. Jumlah peserta bervariasi, ada provinsi yang mengirim 14, 20 hingga 60 orang. Besok kita mulai tahapan penting selanjutnya: survei venue oleh masing-masing technical delegate,” ungkap Hj. Yani, Minggu (15/06/2025).

Menurutnya, survei ini penting untuk memastikan kesiapan arena lomba dan menyesuaikan kebutuhan teknis tiap cabang olahraga.

Menuju Entry by Number dan Entry by Name

Setelah survei venue dan Technical Meeting kedua rampung, panitia akan masuk ke tahap entry by number, untuk mendata jumlah nomor lomba per INORGA. Sementara itu, tahap entry by name pendaftaran peserta secara rinci akan dimulai pada 16 Juli 2025.

“Entry by name akan menjadi tahap krusial dalam memfinalisasi akomodasi, konsumsi, dan logistik. Kita harap semua provinsi memanfaatkan waktu ini untuk melengkapi data dengan tepat,” jelas Hj. Yani.

Panitia Siapkan Tujuh Devisi Kerja

Pelaksanaan Fornas VIII ditopang oleh tujuh devisi utama panitia, yakni Teknis Lomba dan Sistem Pertandingan, Venue dan Sarana Penunjang, Registrasi, Konsumsi, dan Logistik, Akomodasi, Transportasi, Kesehatan, dan Keamanan (hingga Mabes Polri), Seremoni Pembukaan dan Penutupan, termasuk Opening Tiap INORGA, Promosi, Sponsorship, dan Koordinasi dengan Mitra Nasional hingg Anggaran dan Logistik Teknis untuk Juri dan Petugas.

Panitia hanya menanggung kebutuhan teknis juri dan delegasi resmi INORGA. Sementara akomodasi dan konsumsi peserta menjadi tanggung jawab masing-masing KORMI provinsi.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

“Kita ingin Fornas di NTB menjadi event berkelas nasional, penuh kekeluargaan, aman dan berkesan. Semua stakeholder dilibatkan, dari pemda hingga pihak keamanan pusat,” tutupnya. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here