
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lombok Utara tengah melakukan pengadaan lahan untuk pembangunan pendopo Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara. Rencananya, pengadaan lahan tersebut akan tersedia pada tahun ini untuk kemudian dibarengin pembangunan pada tahun mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR KLU Kahar Rizal, Kamis (26/06/2025).
Menurutnya, saat ini baru penetapan lokasi untuk pendopo 1 di Kecamatan Tanjung. Sementara pendopo 2 nantinya akan terletak di Kecamatan Gangga. Dipilihnya dua lokasi itu selain telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah, juga menilai pasca nyaris 17 tahun berdiri daerah termuda di NTB ini belum memiliki pendopo sendiri.
“Sesuai arahan pimpinan. Untuk pendopo 1 (bupati) di Sigar Penjalin. Sementara untuk pendopo 2 (wakil bupati) ini rencana di sekitar Gangga,” ujarnya.
Dijelaskan, untuk pengadaan lahan pihaknya sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Adapun luas lahan yang dibutuhkan untuk pendopo 1 kata dia sekitar 30 are. Sedangkan untuk pendopo 2 sekitar 15 are. Nantinya akan ada tim appraisal yang bakal menilai kelayakan lahan serta kajian perihal harga tanah dimaksud untuk kemudian diproses pembebasan lahan tersebut.
“Itu jumlah maksimalnya sesuai standar yang ada. Untuk berapa nilai per are nanti tim yang akan mengkaji lebih jauh,” jelasnya.
Kahar berkomitmen untuk mempercepat pengadaan lahan ini agar pendopo bupati dan wakil bupati segera dibangun. Sekarang ini kata dia memang sudah saatnya KLU memiliki pendopo bupati dan wakil bupati karena usia KLU sudah memasuki 17 tahun.
“Sudah lama. Sudah 4 kali pergantian bupati masa rumah dinas bupati dan wakil bupati tidak diperhatikan,” ungkapnya.
Sejauh ini, lanjut Kahar, bupati dan wakil bupati hanya memamfaatkan rumah pribadinya untuk dijadikan pendopo dengan sistem disewakan.
Sementara kondisi rumah pribadi kata dia kurang refresentatif untuk saat ini.
“Bagaimana nanti kalau rumah bupatinya jauh di atas sana. Kan susah. Oleh sebab itu menurut saya pendopo bupati dan wakil bupati harus ada sekarang,” pungkasnya.(iko)






