Kepala Dinsos P3A KLU Faturrahman. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pembangunan sekolah rakyat dengan konsep boarding school di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, yang semula direncanakan tahun depan, dipastikan dimajukan ke September tahun ini.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Fathurrahman, menyampaikan bahwa lokasi pembangunan di Dusun Amor-Amor telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pekerjaan fisik akan dimulai dalam waktu dekat.

“Saat ini tinggal menyusun amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), dan itu bisa dilakukan beriringan dengan proses pembangunan sekolah rakyat,” ucapnya, Senin (29/09/2025).

Fathurrahman menjelaskan bahwa pembangunan sepenuhnya akan dikerjakan oleh Kementerian PU. Anggaran yang disiapkan berkisar antara Rp 100–200 miliar, tergantung pada kebutuhan dan kondisi lahan seluas sekitar 6 hektare di lokasi tersebut.

Anggaran itu mencakup pembangunan ruang kelas, ruang guru, asrama siswa, dapur, laboratorium, ruang bermain anak, sarana ibadah, toilet, hingga asrama untuk pengasuh.

Pembangunan ditargetkan selesai pada tahun ajaran baru, Juni 2026. Sekolah ini akan beroperasi dengan sistem boarding school atau berasrama. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga makan dan minum, akan ditanggung oleh negara.

Fathurrahman menambahkan, program sekolah rakyat merupakan simbol hadirnya negara dalam menyediakan pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak bangsa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan dukungan pemerintah daerah dalam mewujudkan program ini sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Maju.

“Nantinya, sekolah rakyat ini akan dibuka mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA,” bebernya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here