Silaturahmi pengurus APA NTB dengan Satpol PP NTB. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Asosiasi Pedagang Asongan (APA) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan silaturahmi ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi NTB, Senin (20/10/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik serta mencari solusi penataan wilayah berjualan agar pedagang asongan dapat beroperasi tanpa melanggar aturan.

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Ketua APA NTB, Kamarudin menjelaskan bahwa kunjungan ini untuk memahami lebih jauh mengenai regulasi dan wilayah mana saja yang diperbolehkan untuk berjualan.

“Kami datang untuk mengetahui letak-letak wilayah berjualan agar anggota kami tidak salah dan tidak melanggar aturan,” ujarnya.

Komeng, sapaannya berharap pemerintah, khususnya Pemprov NTB, dapat merangkul dan menata pedagang asongan, bukan dengan cara penggusuran.

“Harapan kami sama pemerintah tetap kita bersahabat dengan Satpol PP,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si mengungkapkan bahwa permasalahan yang sering muncul di lapangan adalah klaim wilayah oleh pedagang atau oknum tertentu. Ia menyoroti beberapa wilayah di Kota Mataram, mulai dari Jalan Sriwijaya hingga ke arah timur, yang sering menjadi sengketa.

“Intinya ini APA ini kan ada dua organisasi kepengurusan. Langkah pertama kami akan mengumpulkan dulu yang dua ini, setelah itu baru kita bicarakan bareng,” jelas Fathul Gani.

Terkait kewilayahan, Fathul Gani menegaskan bahwa secara umum semua wilayah di Kota Mataram adalah wilayah negara. Namun, jika suatu tempat memang memungkinkan untuk berjualan dan tidak mengganggu ketertiban umum, pedagang dipersilakan.

“Tentunya semua punya hak, tapi tidak semua maju dong. Kita tertibkan ya, kita ujungnya kan penertiban, bukan melarang. Kami selama ini dan seterusnya tidak akan melakukan penggusuran atau merelokasi. Tapi kami akan menempatkan di tempat terbaik,” tegas Fathul Gani, memberikan jaminan kepada para pedagang.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menciptakan hubungan harmonis antara pedagang asongan dan pemerintah, demi terciptanya ketertiban dan kesejahteraan bersama di NTB. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here