
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Dengan telah dibukanya portal data oleh Kemenpan RB merupakan buah dari perjuangan ribuan honorer disejumlah daerah, tak terkecuali di Lombok Utara. Perjuangan itu pula tak lepas dari upaya pemda dalam hal ini Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar yang tak kenal lelah melobbi pemerintah pusat.
Atas keberhasilan itu Aliansi R2R3 paruh waktu mengucapkan terimakasih terhadap pemda terutama Bupati, lantaran telah memperjuangkan nasib ribuan tenaga yang notabene masyarakat Lombok Utara. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Aliansi R2R3 Agus Ibrahim, Sabtu (13/12/2025). Menurutnya, ini bukanlah akhir melainkan awal dalam rangka melayani masyarakat.
“Kami segenap Aliansi R2R3 paruh waktu mengucapkan terimaksih kepada Bupati KLU, Wakil Bupati KLU, dan jajarannya. Ketua DPRD KLU, dan anggota DPRD KLU, telah mengupayakan terbukanya portal PPPK paruh waktu di lombok utara,” ujarnya.
“Kami sangat terharu dan bahagia telah dibukanya portal ini. Dari 2.539 paruh waktu ini sangat menyabut positif perjuangn pemda daerah dalam upaya memperjuangkan masa depan kita,” imbuhnya.
Dijelaskan, sebelumnya nasib ribuan honorer di Lombok Utara menjadi taruhan lantaran belum dibukanya portal oleh Kemenpan RB. Bahkan, ada sebagian honorer yang sudah lempar handuk, desakan ke pemda semakin mengerucut yang mana pada puncaknya aksi demo dilakukan didepan kantor bupati.
“Itu adalah bentuk ekspresi kami. Dalam perjuangan apapun, mau baik atau buruk hasilnya pasti kami terima. Namun alhamdulillah ternyata hasilnya baik, kita bisa terakomodir dan SK sudah ada,” jelasnya.
Saat ini, ribuan tenaga honorer yang menyebar di semua OPD tengah berpacu dalam pemberkasan. Pasalnya, dalam surat pengumuman Nomor:800/1.1/1531/BKPSDM/2025 tentang percepatan pengusulan percepatan NI PPPK paruh waktu yang dikeluarkan oleh BKDPSDM Lombok Utara, terdapat sejumlah ketentuan.
“Dokumen yang wajib segera dipersiapkan antara lain SKCK, Surat Keterangan Sehat dari RSUD atau Puskesmas, Ijazah dan transkip nilai, pas foto latar belakang merah, dan terakhir surat pernyataan lima poin. Ini harus segera dilengkapi beberapa hari kedepan,” kata Agus.
“Pada intinya kami senang, lega, bersyukur dan tak lupa terimakasih tentunya kepada Bupati Lombok Utara,” pungkasnya.(iko)






