GerbangIndonesia, Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mencatat hasil positif dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang tahun 2025. Menjelang penutupan tahun anggaran, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berada pada level sangat tinggi dan nyaris mencapai target yang telah ditetapkan.
Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menyampaikan bahwa hingga penghujung 2025, capaian PAD telah menembus angka 98,75 persen. Hal tersebut ia sampaikan kepada wartawan usai mengikuti kegiatan pelantikan PPPK Paruh Waktu yang digelar di halaman Kantor Bupati, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak daerah. Dari target penerimaan pajak lebih dari Rp207 miliar, pemerintah daerah berhasil merealisasikan sekitar Rp205,5 miliar. Pencapaian ini dinilai sebagai indikator meningkatnya efektivitas pengawasan dan pengelolaan pajak di daerah.
Selain pajak rutin, penagihan piutang pajak juga menunjukkan kinerja signifikan. Realisasi penagihan bahkan melampaui target yang ditetapkan, mendekati 190 persen. Capaian tersebut tidak terlepas dari kerja tim optimalisasi pajak yang fokus melakukan penertiban data dan penyelesaian administrasi pajak yang sebelumnya bermasalah.
Dalam kebijakan fiskal, Pemkab Lombok Timur memilih langkah yang relatif konservatif. Selama proses evaluasi, pemerintah tidak memberlakukan kenaikan tarif pajak baru dan hanya memaksimalkan penarikan kewajiban pajak dari tahun-tahun sebelumnya. Pendekatan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan pendapatan dan kemampuan masyarakat.
Dampak kebijakan tersebut terlihat pada tingkat kepatuhan wajib pajak. Sejumlah kecamatan mampu mencatatkan realisasi penerimaan di atas target, sementara mayoritas kecamatan lainnya berada pada kisaran 80 hingga 90 persen. Hanya satu kecamatan yang realisasinya masih di bawah angka 80 persen.
Menutup pernyataannya, Sekda Lombok Timur menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak. Ia menegaskan bahwa peran aktif wajib pajak sangat menentukan keberlanjutan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Lombok Timur.(win)







