GerbangIndonesia, Lombok Timur — Penguatan pendidikan yang berpihak pada kelestarian lingkungan menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Jumat (31/1/2026).
Rombongan Kementerian LHK yang dipimpin oleh salah satu direktur bersama tim, didampingi Dinas LHK Lombok Timur, diterima langsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kunjungan tersebut bertujuan mempererat koordinasi dalam pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata di wilayah Lombok Timur.
Dalam pertemuan itu, dibahas peran strategis sekolah sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup. Melalui Program Adiwiyata, sekolah diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang mendorong perubahan perilaku siswa agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menekankan bahwa pendidikan lingkungan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga membangun sikap dan kebiasaan positif yang berkelanjutan.
“Budaya peduli lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Sekolah memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab terhadap alam,” ungkapnya.
Ia berharap, sinergi antara Kementerian LHK, Dinas LHK, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur dapat mendorong semakin banyak sekolah untuk mengadopsi dan mengembangkan Program Sekolah Adiwiyata. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pendidikan berbasis lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berkelanjutan.(dan)







