Wakil Ketua II DPRD KLU saat diskusi dengan pengusaha lokal KLU. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), I Made Karyasa, menegaskan pentingnya keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap pelaku usaha lokal sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dapat segera dilakukan adalah dengan memprioritaskan pelaksanaan kegiatan resmi pemerintah daerah di fasilitas yang tersedia di Lombok Utara, khususnya sektor perhotelan dan pariwisata olahraga. Ia secara khusus menyoroti Sira Beach Golf & Country Club – HOUSE Sira Lombok yang berlokasi di kawasan Sira, Kecamatan Tanjung, sebagai contoh potensi lokal yang layak dimanfaatkan secara maksimal.

I Made Karyasa menilai, pemilihan lokasi kegiatan pemerintah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Ketika rapat, bimbingan teknis, rapat koordinasi, dan berbagai agenda kedinasan lainnya digelar di fasilitas lokal, maka manfaat ekonominya akan langsung dirasakan oleh masyarakat Lombok Utara.

“Dukungan nyata kepada usaha lokal seperti perhotelan dan golf harus diwujudkan melalui kerja sama yang konkret. Salah satunya dengan memprioritaskan pelaksanaan kegiatan resmi pemerintah daerah di hotel-hotel yang ada di Lombok Utara,” ujar I Made Karyasa, Senin (02/02/2026).

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa Sira Beach Golf & Country Club, yang sebelumnya dikenal dengan nama Golf Kosaido, telah lama beroperasi dan memberikan kontribusi besar terhadap PAD Lombok Utara. Seiring waktu, kawasan tersebut terus berkembang dengan hadirnya fasilitas hotel, ruang pertemuan, restoran, serta layanan hospitality yang semakin lengkap dan representatif.

“Fasilitasnya sudah sangat memadai. Hotel dan tempat pertemuannya layak untuk pelaksanaan berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah,” katanya.

Ia menambahkan, dengan ketersediaan fasilitas yang semakin lengkap, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan kegiatan resmi di luar wilayah Lombok Utara. Pemanfaatan fasilitas lokal justru akan memperkuat kemandirian ekonomi daerah dan mengoptimalkan potensi yang telah dimiliki.

Lebih jauh, I Made Karyasa menekankan bahwa kebijakan memprioritaskan hotel dan fasilitas lokal, termasuk Sira Beach Golf & Country Club, akan menciptakan dampak ekonomi berantai. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh pengelola hotel, tetapi juga oleh tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, hingga sektor jasa pendukung lainnya.

“Apalagi sektor golf di Lombok Utara ini menyerap sekitar 90 persen tenaga kerja dari masyarakat lokal. Artinya, setiap kegiatan pemerintah yang dilaksanakan di sana akan langsung menggerakkan ekonomi rakyat,” jelasnya.

Ia menilai, langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap usaha lokal, sekaligus bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Kebijakan ini bukan hanya soal meningkatkan okupansi hotel, tetapi juga tentang memastikan roda ekonomi daerah bergerak dan manfaatnya kembali kepada masyarakat Lombok Utara,” ujarnya.

I Made Karyasa berharap ke depan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata, khususnya di sektor perhotelan dan pariwisata olahraga. Ia optimistis sektor ini dapat menjadi salah satu pilar utama peningkatan PAD sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap sinergi antara Pemda dan pelaku usaha pariwisata terus diperkuat agar sektor ini mampu berkontribusi lebih besar terhadap PAD dan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara,” pungkasnya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here