Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kotaraja dengan mendorong peningkatan jumlah sambungan rumah tangga, Kamis (12/03/2026).
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan bahwa kapasitas sumber air di kawasan tersebut kini telah mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya berada di angka 50 liter per detik, kini debit air telah bertambah menjadi 100 liter per detik melalui program pengembangan yang mulai direalisasikan tahun 2026.
Menurutnya, dengan kapasitas tersebut, sistem distribusi sebenarnya mampu menjangkau hingga ribuan pelanggan baru. Namun hingga saat ini, jumlah sambungan rumah yang aktif masih berada di bawah potensi maksimal, sehingga pemanfaatan air belum sepenuhnya optimal.
“Masih ada kapasitas yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan, dalam kondisi tertentu, air yang tidak tersalurkan dapat melimpah dan berpotensi berdampak pada lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama dalam perluasan layanan adalah masih adanya anggapan di masyarakat bahwa pemasangan sambungan air bersih dilakukan tanpa biaya. Padahal, program pemasangan gratis hanya berlaku pada skema tertentu yang bersumber dari bantuan pemerintah.
Perbedaan skema tersebut, lanjutnya, kerap menimbulkan kesalahpahaman hingga kecemburuan sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pihak PDAM terus menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme pemasangan secara jelas.
PDAM juga membuka kesempatan bagi warga yang ingin melakukan pemasangan sambungan baru secara mandiri dengan biaya sekitar Rp2 juta. Pihaknya menegaskan tidak akan mentolerir adanya pungutan liar di luar ketentuan resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan praktik yang tidak sesuai aturan,” tegasnya.
Di sisi lain, PDAM Lombok Timur mulai bersiap menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Strategi pengaturan distribusi air melalui pengendalian katup akan dilakukan guna menjaga kestabilan pasokan.
Pihaknya menargetkan debit air tetap berada pada level optimal, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi meski terjadi penurunan sumber air saat musim kemarau.
Dengan berbagai langkah tersebut, PDAM berharap pelayanan air bersih di Lombok Timur dapat semakin merata dan berkelanjutan.(dan)







