GerbangIndonesia, Lombok Tengah — Pemerintah Kecamatan Pujut bersama para Kepala Desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna dari 20 desa, Badan Keamanan Desa (BKD), aparat kepolisian, serta pengelola kawasan ITDC dan MGPA menggelar deklarasi bersama untuk mendukung suksesnya gelaran MotoGP 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (23/09/2026).
Deklarasi ini dilaksanakan untuk menyatukan visi dan misi antara unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, serta pihak penyelenggara. Langkah kolaboratif ini bertujuan menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mengoptimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal selama ajang balap internasional tersebut berlangsung.
Camat Pujut, Lalu Putrangsa Wijaya menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk komitmen tegas dan kolaborasi nyata antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, serta ITDC dan MGPA.
“Ini adalah komitmen bersama untuk menyukseskan MotoGP 2026 dan membantu aparat keamanan menciptakan situasi yang kondusif. Stabilitas keamanan sangat penting karena dampaknya langsung terasa pada perekonomian warga lokal serta perkembangan pariwisata Lombok Tengah,” ujar Lalu Putrangsa saat dikonfirmasi usai acara.
Ia menambahkan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di wilayah Kecamatan Pujut merupakan destinasi wisata unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah dikenal di tingkat dunia. Keberadaan Sirkuit Mandalika yang dikelilingi pemukiman warga Pujut diyakini akan mendatangkan banyak wisatawan dan menggeliatkan roda ekonomi daerah.
Rangkaian ajang MotoGP 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika.
“Dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan elemen masyarakat, kami optimistis kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Makin kuat kolaborasi, makin besar pula dukungan dari berbagai aspek untuk menyukseskan ajang ini,” pungkasnya. (*)







