Program Kampung Sehat NTB diinisiasi Polda NTB Juni 2020 lalu. Program ini digelontorkan dalam upaya mitigasi sekaligus menekan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah usai. Hal itu ditandai dengan penganugerahan Awards Kampung Sehat NTB 2020, yang mendudukkan Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur sebagai Terbaik I.
Kapolda NTB melalui Kabid Humas Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa berdasarkan penilaian tim juri independen dari dua perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk, Desa Kembang Kuning dinilai sebagai desa yang telah memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
“Lomba Kampung Sehat yang mengusung jargon ‘Nurut Tatanan Baru’, yang akronimnya sama dengan akronim Nusa Tenggara Barat yakni NTB ini, memakai tim juri independen dari Unram dan UIN Mataram. Artinya, penetapan Desa Kembang Kuning sebagai Terbaik Pertama itu bukan rekayasa, tapi karena memang sudah sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditentukan atau dipersyaratkan,” ungkap Kabid Humas Polda NTB.
Dikatakan, seperti yang telah ditayangkan langsung saat acara Anugerah Awards Kampung Sehat NTB 2020, Senin (9/11), di Ballroom Kila Beach Hotels Senggigi Lombok Barat, dibandingkan desa-desa peserta Lomba Kampung Sehat NTB yang lain, Kembang Kuning mendapat nilai tertinggi termasuk dengan dua nominator terbaik.
“Secara umum Desa Kembang Kuning mendapatkan nilai tertinggi dan merata di semua indikator, baik itu indikator kelembagaan, kesehatan, sosial ekonomi, dan indikator kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat, Red),” katanya.
Untuk diketahui, Desa Kembang Kuning sebagai peraih Terbaik I Lomba Kampung Sehat NTB dari sisi kelembagaan, telah memiliki peraturan desa (Perdes) yang cukup memadai sebagai dasar hukum, dalam kebijakan indikator kesehatan, keamanan, dan sosial ekonomi termasuk dalam penanganan Covid-19.
Di bidang kesehatan, sistem yang dikembangkan telah berjalan efektif terutama sistem pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.
“Pun di bidang sosial ekonomi, desa ini banyak memiliki inovasi dalam pengembangan ekonomi, khususnya melalui inovasi desa wisata yang dibarengi dengan terobosan di bidang BUMDes (Badan Usaha Milik Desa, red) yang berkembang cukup pesat,” jelas Kombes Artanto.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa di bidang kamtibmas, Desa Kembang Kuning telah dengan ketat mengembangkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Bahkan dalam penanganan kasus ringan, di Desa Kembang Kuning lebih mengedepankan diselesaikan melalui meknisme restorative justice.
Demikian beberapa keunggulan Desa Kembang Kuning, sehingga mampu menyisihkan ratusan peserta Lomba Kampung Sehat NTB lain, dan menempatkan diri di posisi Terbaik I sesuai hasil penilaian tim juri.
Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj.Sitti Rohmi Djalilah mengaku sangat bersyukur NTB diberikan Kapolda seperti Pak M. Iqbal dan Danrem seperti Pak Rizal Ramdhani yang sangat aktif dan kompak di masa pandemi ini.
“Kita syukuri, di tengah masa sulit ini, kebersamaan antara pemerintah dan jajaran TNI/Polri tetap terjaga. Alhamdulillah, ini anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Mari kita jaga kebersamaan ini hingga masa mendatang,” ajak Wagub.
Menurutnya, berkat kekompakan semua pihak, perekonomian NTB di masa pandemi ini semakin membaik. Namun demikian, pekerjaan rumah berupa edukasi terus menerus kepada masyarakat terkait dengan penerapan protokol Covid-19 harus terus dilakukan.
“Faktor paling sulit adalah mengedukasi masyarakat. Dalam edukasi pun perlu cara-cara dan lompatan-lompatan baru. Kampung sehat ini salah satu cara terbaik mengedukasi masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19,” ujar Rohmi.
Dengan adanya peluncuran Kampung Tangguh Nusantara dengan mengambil lokasi di NTB menjadi penyemangat baru di tengah pandemi Covid-19. Sektor pertanian dan peternakan akan terus digeliatkan untuk mendukung daya tahan ekonomi.
“Alhamdulillah pertanian kita di NTB masih bagus, peternakan terus berjalan, aspek-aspek perekonomian pun terus meningkat di masa sulit seperti saat ini. Mudah-mudahan Allah SWT selalu memudahkan seluruh ikhtiar kita semua,” ujar Rohmi. (*)
Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.






