GerbangIndonesia, Lotim – Salah seorang siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri Selong, Atasnama MHM dikabarkan terpapar Covid-19 pada 6 Desember kemarin. Saat ini, bocah 10 tahun tersebut tengah menjalani perawatan di RSUD R Soedjono Selong dengan keadaan baik.
Kepala sekolah SDIT Nurul Fikri Selong, Ahmad Faizar mengatakan, siswa tersebut dikabarkan tertular Covid-19 dari salah satu saudaranya. Dimana sebelumnya saudaranya yang hendak masuk Pondok Pesantren melakukan rapid tes dengan hasil rektif dan setah dilakukan tes swab hasilnya positif.
“Setelah di Rafid keluarga nya hanya dia (MHM, Red) yang rektif, nah baru tanggal enam kemarin kami dapat rilis hasilnya dan dinyatakan positif,” beber Faizar saat ditemui GerbangIndonesia, Senin (7/12).
Adapun saat ini pihak sekolah sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dan berkoordinasi dengan Pihak Puskesmas, Dikes, Satgas Internal Sekolah dan orang tua anak yang satu kelas dengan yang bersangkutan.
“Tadi pagi pihak Puskesmas Selong juga sudah melakukan penyemprotan di sekolah sekaligus tracing dan Rafid tes bagi anak-anak yang satu kelas dengan yang bersangkutan,” ujarnya.
Untuk pembelajaran saat ini sekolah ditutup sementara 14 hari kedepannya dan pihak sekolah sudah mengatur ulang prosesnya pembelajarannya, mengingat hari ini merupakan hari pertama para siswa melakukan ujian. Sehingga ujian selanjutnya dilakukan secara online, untuk soalnya akan di ambil langsung oleh para orang tua kemudian dikerjakan melalui online.
“Semua jenjang yang menggunakan kelas itu akan dilakukan tracing Rafid, hari ini udah selsai, kemudian besok masih berlanjut untuk dua kelas lainnya, ada kelas VI dan kelas IV, termasuk gurunya kita perlakukan sama, jadi kami sudah berkoordinasi dengan Dikes dan Dikes siap mempasilitasi Rafid ini,” pungkasnya. (*)







