GerbangIndonesia, Lotim – Semenjak diberlakukannya pembelajaran secara Tatap muka disemua sekolah di Lombok Timur,  MTsN 1 Selong perketat penerapan protokol kesehatan di lingkup sekolah bagi siswa-siswi maupun para guru.

Kepala MtsN 1 Selong, H Sulhi mengatakan, pihak sekolah juga menyiapkan Bank Masker yang diperuntukkan bagi setiap  yang siswa maupun guru yang tidak menggunakan masker yang ditempatkan di depan pintu masuk sekolah.

“Jadi siapapun yang masuk ke sekolah ini yang tidak menggunakan masker dia boleh mengambilnya, kita punya setok masker sampai ribuan,” beber Sulhi saat ditemui di ruangannya, Senin (14/12).

Dikatakan Sulhi, pada awal pembukaan Sekolah pihak sekolah juga menyiapkan puluhan ribu masker untuk siswa dan guru, sehingga hingga saat ini tidak ada siswa maupun Guru yang Terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 di Lotim.

“Teknik masuknya kita pakai jenjang, dua hari kelas VII, dua hari kelas VIII dan dua hari kelas XI, sehingga kelas VII yang semestinya menempati 11 ruang belajar kita rekayasa menjadi 30 ruang belajar. Jadi kita bagi-bagi dia, ada yang 11 anak di satu ruangan, ada 12 anak,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk jam belajarnya pun di kurangi, dimana perharinya anak belajar hanya tiga jam. Pihaknya juga tidak menerapkan Shif jam masuk sekolah namun lebih memilih menggunakan jam. Hal tersebut di lakukan untuk mengantisipasi kontak pisik antar siswa.

“Siswanya kita atur 11 sampai 14 yang mestinya 36 per ruangan. Jaraknya juga kita atur lebih dari 2,5 meter,” pungkasnya. (*)

Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here