GerbangIndonesia, Mataram – Peringatan HUT NTB ke-62 tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Baru saja mulai melupakan bencana gempa 2018 lalu, pandemi Covid-19 kemudian menghantui masyarakat.

Berikut catatan Sekretaris Hut NTB ke-62, Najamuddin Amy S.Sos, M.M;

Alhamdulillah, suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada 9 Desember 2020 tempo hari di NTB, cukup menjadi bukti sehatnya nalar masyarakat NTB dalam menghadapi perbedaan sikap politik. Meski ada sedikit ketegangan di sana-sini, secara keseluruhan, kita akhirnya melalui Pilkada 2020 di tujuh kabupaten/kota dengan cukup baik, dengan protokol kesehatan. Antusiasme warga NTB dalam menunaikan hak pilihnya meski di tengah pandemi Covid-19 menjadi bukti tingginya partisipasi aktif dan konstruktif dalam pesta demokrasi di NTB.

Di Kabupaten Dompu misalnya, data sementara penyelenggaraan Pilkada, tingkat partisipasi mencapai 93,53 persen. Ini merupakan tingkat partisipasi tertinggi kelima di Indonesia. Tingginya partisipasi tersebut menandakan kuatnya semangat masyarakat NTB dalam mendorong lahirnya kepemimpinan yang lebih baik, pemimpin yang mampu menghimpun semua energi untuk diarahkan pada satu titik, yaitu kemajuan hidup bersama.

Saat ini tugas kita bersama setelah pesta demokrasi ini selesai, merajut kembali ikatan-ikatan dan saling merangkul. Niat baik dan kolektivitas yang kuat, niscaya hal-hal baik akan mulai datang menjumpai kita. Konfrontasi dan perpecahan di antara anak bangsa, sudah saatnya kita sudahi. Sebab, kita punya musuh bersama yang nyata, yaitu pandemi Covid-19.

Sepanjang tahun ini kita tidak henti menuliskan catatan demi catatan tentang pandemi Covid-19. Sampai hari Senin, 14 Desember 2020 lalu, wabah ini telah menjangkiti tak kurang dari 5.102 orang di NTB. Sebanyak 4.343 diantaranya sembuh, 267 meninggal dunia, dan 492 orang masih positif. Di NTB, kita dipaksa untuk memenangkan dua pertempuran besar dalam perang melawan pandemi ini.

Pertempuran pertama, adalah di sisi penanganan kesehatan.

Dimana dengan segala keterbatasan dan sumber daya, kita wajib menunaikan tiga tugas, yaitu melakukan proteksi, deteksi dan respon terhadap penyakit ini.

Pertempuran kedua, adalah di wilayah pemulihan ekonomi.

Virus Corona tidak hanya menggerogoti kesehatan masyarakat kita, namun juga telah mengakibatkan ekonomi lesu dan kehilangan daya dorongnya. Di sinilah kita butuh stimulus ekonomi bagi warga NTB. Upaya stimulus ekonomi inilah yang kita kongkretkan melalui sejumlah program turunan. Salah satunya adalah Jaring Pengaman Sosial atau JPS Gemilang. Program ini merupakan wujud keberanian kita untuk menjadikan pandemi sebagai blessing in disguise. Dimana kita menyalurkan ratusan ribu paket sembako yang isinya merupakan produk-produk UMKM/IKM lokal NTB.

JPS Gemilang merupakan strategi sekali mendayung dua pulau terlampaui, dengan JPS Gemilang, kita dapat membantu masyarakat kecil, sekaligus mengakselerasi IKM dan UKM di NTB. Selama tiga bulan, Pemprov NTB telah menyalurkan tak kurang dari 350 ribu paket sembako kepada masyarakat miskin dan hampir miskin yang tidak mendapatkan bantuan JPS pusat. dan kelompok masyarakat sektor formal dan informal serta dunia usaha yang terdampak Covid-19. Selama itu pula, kita telah melibatkan dan mengakselerasi pertumbuhan dari 4.673 UKM/IKM di NTB.

Adapun dukungan anggaran untuk penanganan Covid-19 di NTB  sebesar Rp 926.964.481,706 dengan rincian sumber 52,02% dari Belanja Barang Jasa & 63,15% dari Belanja Modal, atau 39,15% dari belanja langsung. Anggaran tersebut untuk Penanganan Kesehatan sebesar Rp466,29 Milyar, Penanganan Dampak Ekonomi sebesar Rp310,51 Milyar, dan Jaring Pengaman Sosial sebesar Rp150,17 Milyar. Program stimulus ekonomi juga terus berlanjut dengan cara Penguatan IKM/UKM & Bela Beli Produk Lokal, Penciptaan Lapangan Kerja & Padat Karya, dan Bantuan Dunia Usaha Terdampak.

Setelah hampir setahun ditempa pandemi, akhirnya kita menemukan cahaya di ujung terowongan. Vaksin Covid-19 segera didistribusikan dan insya Allah akan membangun kekebalan kita dari Virus Corona. Tidak lama lagi, kita memulai tatanan hidup baru yang lebih gemilang. Datangnya vaksin ini, kita akan menyudahi teror-teror angka penderita Covid-19 yang menjadi mimpi buruk kita selama tahun 2020.

Tahun 2020, akan selalu ada dalam ingatan kita, sebuah tahun yang penuh hikmah dan kenangan. Selain meninggalkan kenangan, pandemi juga telah mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi sulit. Dalam ancaman pandemi, kita hanya punya satu pilihan, yaitu bersatu. Perbedaan setajam apapun kita tepikan. Lalu kita gantikan dengan kolaborasi dan saling melengkapi.

Salah satu wujud nyata dari kolaborasi dan saling melengkapi itu, sedang kita bangun bersama antara Pemerintah Provinsi NTB, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena itu, di hari Ulang Tahun Provinsi NTB ke-62 ini, kita sungguh berbahagia karena akan dihadiri Gubernur JABAR Kang Emil, atau Ridwan Kamil.

Provinsi Jawa Barat dan Provinsi NTB kini sedang menggerakkan kolaborasi, untuk saling bantu di banyak bidang. Menghadapi perhelatan MotoGP 2021, NTB akan kebanjiran tamu. Untuk itu, kita perlu menyiapkan banyak suguhan yaitu, produk-produk industri kreatif kita. Dalam penyediaan produk inilah, kita butuh dukungan dari banyak pihak. Tak terkecuali dari daerah-daerah lain di Nusantara.

Karena itulah NTB menilai kolaborasi dengan Provinsi Jawa Barat ini sangat penting. Kerjasama akan terwujud melalui penandatanganan letter of intent Jabar – NTB Connection dan Penandatanganan letter of intent BJB – Bank NTB Syariah.

Tidak itu saja, kerjasama Jabar NTB ini juga akan diwujudkan dalam sektor pariwisata, industri kreatif, pendidikan, perdagangan dan investasi. Kami sangat berterima kasih, karena Jawa Barat sebagai daerah dengan industri kreatif yang sangat maju, bersedia memberikan pendampingan yang sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan industri kreatif di NTB.

Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan bahwa, NTB sangat antusias dan berharap kerjasama ini bisa menjadi sebuah agenda yang berkesinambungan, berjangka panjang dan komprehensif. Komitmen ini, nanti akan kita tuangkan dengan terbentuknya sebuah komite yang dinamakan “Komite Kreasi Jabar dan NTB”. Sebuah komite yang bertanggung jawab terhadap berjalannya kerjasama kedua belah pihak.

Di momentum hari ulang tahun NTB yang berbahagia ini pula, kita akan merayakan catatan sejarah baru kelahiran sejumlah terobosan NTB di bidang industri, investasi dan penguatan ekonomi lokal. Di hari ini, kita akan meluncurkan Aplikasi SILAMO, Aplikasi E-Mall, Bus Disabilitas, Penyerahan SUT & SRUT Sepeda Listrik, Sistem Informasi Posyandu (SIP), Mahadesa (BUMDES & GNE) dan Lomba Logo MotoGP Mandalika.

Perlu diketahui bahwa Tema Peringatan HUT NTB ke-62 Provinsi NTB  “NTB GEMILANG INDONESIA MAJU” yang seluruh rangkaian acaranya dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Dengan peluncuran program dan terobosan-terobosan tersebut, NTB akan menancapkan tonggak baru, sebagai satu dari ribuan langkah maju yang akan kita tempuh bagi kebaikan NTB kita tercinta. Seperti petikan puisi dari Joko Pinurbo, dalam pikiran kita akan tetap bersemayam keyakinan:

Bahwa sumber segala kisah adalah kasih

Bahwa segala yang baik akan berbiak

Bahwa orang ramah tidak mudah marah

Bahwa untuk menjadi gagah, kau harus menjadi gigih

Bahwa seorang bintang harus tahan banting

Sungguh, ada banyak harapan dan kerja besar yang menunggu kita di masa depan. Kita berharap, Allah, SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu memberikan anugerahnya untuk kita semua. Untuk NTB, untuk Jawa Barat, untuk Indonesia dan masyarakat dunia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here