GerbangIndonesia, Lotim – Tidak ada jaminan untuk tidak terkena Covid-19 meski sesorang sudah divaksin. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Fathurahman.
“Karena begini, paparan virus Covid-19 itu tidak mengenal sudah divaksin sekali atau dua kali,” beber Fathurahman saat ditemui di Kantor DPRD Lotim, Rabu (17/3).
Kata dia, yang membedakan antara orang yang sudah divaksin dan tidak divaksin terletak pada kekebalan tubuh. Sebab, tujuan vaksinasi adalah untuk menambah imunitas tubuh dan daya tahan tubuh untuk melawan virus yang ada di dalam tubuh, sehingga mampu melawan dan meminimalisir terpapar dari virus Covid-19.
“Artinya jika imunitas kita lemah dan tidak di vaksin otomatis kemampuan tubuh untuk melawan juga lemah dan mudah terpapar Covid-19,” jelasnya.
Lanjut dia, secara konseptual, orang yang sudah divaksin imunitas tubuhnya lebih kuat dari pada oarang yang tidak divaksin. Dirinya berharap masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi, mengingat vaksinasi dinilai sangat penting bagi tubuh.
“Tubuh kita ini bisa melawan karena imunitas. Imunitas itu kita dapatkan dari kekebal alami dan buatan. Kekebalan alami itu kan dari makanan, pikiran dan lainnya. Sedangkan buatan itu dari vaksin ini,” ucapnya.
Dirinya berharap semua masyarakat Lotim bisa divaksinasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Dirinya juga berharap agar masyarakat tidak mudah dengan efek samping vaksinasi yang tengah beredar di tengah masyarakat tentang bahayanya vaksinasi.
“Kami harap masyarakat jangan mudah percaya lah dengan berita-berita yang tidak benar. Vaksinasi ini sangat penting untuk kesehatan kita terutama dalam melawan Covid-19,” tutupnya. (*)







