GerbangIndonesia, Lotim – Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Timur melakukan dialog bersama Kelompok Pedagang Pasar Masbagik (KPPM), terkait mahalnya harga sewa ruko di pasar lama Masbagik, Selasa (13/4).

Ketua Komisis III DPRD Lotim, H Saiful Bachri menjelaskan, DPRD Lotim di sini bertindak untuk memfasilitasi keluhan masyarakat dan mempertemukan pedagang dengan dinas terkait dan secara bersama-sama akan mencari pemecahan permasalahan.

“Apa tuntutannya, ya kita dengar. Kemudian nanti akan kita minta dinas terkait untuk mencari jalan keluar,” ujarnya.

Salah seorang pedagang, Yusriza mengatakan, selama ini mereka merasa harga sewa ruko di Pasar Masbagik terlalu tinggi. Kata dia para pedagang juga merasa heran karena harga sewa di Pasar Lama Masbagik lebih mahal daripada harga sewa di Pancor Trade Center (PTC) yang notabene bangunannya lebih luas daripada di Pasar Masbagik.

 “Di ruko Pasar Lama masbagik memang bervariasi. Yang biasa ukuran 3×5 meter sewanya Rp 11 juta,” ungkap Yusriza.

Pedagang lainnya, Ahyak berharap agar harga sewa diturunkan. Minimal dalam masa pandemi ini. Sebab penurunan harga sewa akan membuat mereka terbantu karena penjualan selama pandemic menurun drastis.

Dikatakannya, di Pasar lama Masbagik saat ini ada 11 ruko yang ditempati dari total 35 unit. Seandainya Pemda bertahan dengan harga sewa yang sekarang tentunya penyewa akan berpikir untuk menempatinya karena harga sewa yang terlalu tinggi.

“Harapan dari pedagang jika diturunkan harga sewanya maka masyarakat akan tertarik untuk menyewa ruko di Pasar Lama Masbagik dan akan berimbas kepada target PAD yang sudah ditentukan,” katanya.

Menurutnya juga, Pemda perlu gagasan supaya target PAD khususnya di Pasar Lama Masbagik bisa tercapai.

“Kami menyarankan kepada Dinas Perdagangan untuk segera mengambil sikap terkait penurunan harga sewa ini. Secara logika ketika diturunkan harga sewanya otomatis masyarakat akan tertarik untuk menyewa,  otomatis banyak ruko yang aan terisi dan PAD akan tercapai targetnya,” sarannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, M Badran Achsyid menyampaikan bahwa dengan diturunkan harga sewa di Pasar Lama Masbagik tidak akan mengurangi PAD.  Justru sebaliknya, jika diturunkan maka masyarakat akan tertarik untuk menyewa ruko tersebut sehingga bisa menambah PAD.

“Jika itu terjadi maka PAD untuk Pasar Lama Masbagik akan mencapai target,” tegasnya.

Terkait dengan penurunan harga sewa di Pasar Lama Masbagik ini nantinya disperindag akan meninjau bersama bagian hukum dan bapenda semoga akan menemukan jalan keluar yang menguntukang bagi masing-masing pihak. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here