BPJS Ketenagakerjaan Selong, Akbar Ismail.

GerbangIndonesia, Lotim – Hingga saat ini belum semua tenaga honorer di Lombok Timur tercover BPJS Tenagakerjaan. Sejauh ini baru 1.262 honorer Non ASN yang sudah terdaftar menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Selong, Akbar Ismail mengatakan, dari sejumlah OPD yang ada di Lotim hingga saat ini baru 12 OPD yang sudah mendaftarkan tenaga honorernya untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Memang semua itu bertahap, dari awal April hingga tadi siang kita masih menerima data, mudahan semuanya nanti bisa tercover,” terangnya saat ditemui di Selong, Sabtu (24/4).

Sebelumnya, Bupati Lotim telah menginstruksikan kepada semua OPD untuk mendaftarkan semua tenaga honorer nya untuk menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga 1 Mei mendatang.

Kata dia, kendala belum tercover nya semua tenaga Non ASN di Lotim dikarenakan SK yang telat keluar. Dimana SK Non ASN keluar pada bulan Maret, juga terkendala dengan anggaran Pemkab Lotim.

“Untuk biayanya sesuai dengan kesepakatan kita dengan Pemkab Lotim, iurannya Rp 10 ribu perorang perbulan,” katanya.

Sedangkan untuk sistem pembayarannya sediri, di atur sendiri oleh masing-masing OPD, kemudian diserahkan kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami hanya menerima dan mengeluarkan bukti kepesertaan saja, begitu terjadi risiko kerja kami berkewajiban membayar,” ucapnya.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, manfaat dan keutungan yang didapatkan ketika terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak sehingga dirinya berharap para OPD segera mendaftarkan tenaga Non ASN-nya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here