Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio bersama tokoh agama memusnahkan BB, Jumat (30/4). Foto Supardi/GerbangIndonesia

GerbangIndonesia, Lotim – Polres Lombok Timur bersama Tokoh Agama memusnahkan 334 buah petasan berbagai merek dan 20 knalpot resing (brong) dari hasil razia di Halaman Polres Lotim, Jumat (30/4).

Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K, M.H. mengatakan petasan yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan Polres Lotim bersama jajaran polsek dalam rangka menciptakan stuasi kamtibmas di Kabupaten Lotim selama bulan suci Ramadan 1442 H dan menjelang Idul Fitri.

“Ini semua dapat menggangu masyarakat ketika beribadah di bulan Ramadan. Makanya kami amankan,” terangnya.

Dikatakannya, petasan yang terjaring razia di selama bulan Ramadhan tersebut merupakan petasan yang dianggap berbahaya dan dinilai tidak memenuhi syarat perizinan.

Petasan yang dirazia tersebut jenis petasan yang dianggap berbahaya dan memiliki kriteria tidak memenuhi syarat perijinan, Pemusnahan inipun dilakukan sebagai pengingat ataupun pelajaran bagi oknum masyarakat agar tidak menyalahgunakan petasan selama Bulan Ramadan.

 “Karena petasan ini sangat cukup menggangu masyarakat dalam beribadah terlebih saat ini bulan puasa,” imbuhnya.

Selain mengamankan petasan Racing, turut diamankan juga berupa dua unit motor yang sudah dimodifikasi buang kerap digunakan untuk kebut-kebutan di jalan.

Kata dia, kegiatan razia petasan, kembang api, miras maupun knalpot racing akan rutin dilakukan dan akan melakukan ekspose setiap Hari Jumat.

“Kami harapkan jangan lagi ada warga Masyarakat yang ada di Lotim ini main petasan, kembang api menggunakan knalpot racing maupun meminum minuman keras, karena hal tersebut perbuatan yang dapat meresahkan masyarakat,” pesannya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here