Kasi P2P Dikes Lotim, Munawir Haris. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA.

GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur melalui Dinas Kesehatan (Dikes) Februari 2022 bakal mendatang berkomitmen untuk mengeliminasi penyakit malaria dan menjadikan “Lotim Bebas Malaria”.

Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dikes Lotim, Munawir Haris mengatakan, Komitmen  tersebut dibuktikan oleh surat keputusan Bupati Lotim untuk pembentukan Tim Penguatan Eliminasi Malaria di Lotim.

“Keputusan itu juga sudah kami teruskan ke masing-masing Puskesmas, desa-desa untuk membuat peraturan terkait eliminasi malaria,” terang Munawir, kepada GerbangIndonesia saat ditemui di ruangannya, Jumat (30/4).

Dikatakannya, pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga mikropis malaria. Mengingat saat ini banyak tenga HDLN di puskesmas masih baru, sehingga para tenaga tersebut akan diberikan pelatihan untuk melihat kemapuan dalam dalam mikroskop.

“Karena mikroskop malaria ini agak sulit dibandingkan dengan biasanya, lalu mikroskop malaria ini butuh kemampuan untuk membaca slide, karena goll etandar untuk bisa melihat malaria itu dengan mikroskop, bukan dengan Rapid test,” jelasnya.

Dijelaskan Haris, dieliminasinya malaria tersebut dari NTB khususnya Lotim, mengingat kasus di NTB sudah mengalami penurunan. Di Lotim sendiri sejak tahun 2018 lalu, kasus malaia sudah tidak ada kasus yang positif.

Lebih lanjut Haris menjelaskan, eliminasi bukan berarti tidak ada kasus yang terjadi, tetapi terjadi penurunan kasus dan tidak ada penularan setempat.

“Tahun 2020 kita ada 11 kasus. U ntuk tahun ini kami belum tahu, kami belum ada data,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here