
GerbangIndonesia, KLU – Tradisi Lebaran Ketupat di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat masih tetap berlangsung. Salah satunya di Kabupaten Lombok Utara.
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 secara masif di tengah perayaan Lebaran Ketupat tahun ini, aparat Kepolisian bersama seluruh instansi terkait di Kabupaten Lombok Utara, terus menggiatkan pengawasannya di lapangan.
Beragam strategi untuk mencegah kerumunan dilancarkan. Salah satunya dengan mendirikan tiga pos penyekatan di pintu masuk Kabupaten Lombok Utara tepatnya di jalur lintas Mataram-KLU di perbatasan Pusuk, dan Klui Kecamatan Pemenang, dan di jalur lintas KLU – Lombok Timur di pos penyekatan Sambik Elen di Kecamatan Bayan. Tiga pos ini ditujukan untuk memeriksa kesehatan maupun tujuan para pengendara yang melintas. Selain pos penyekatan, sebanyak 240 personil gabungan TNI-Polri dan Pemda KLU disiagakan di setiap lokasi wisata dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan.
Untuk memastikan seluruh personil yang melaksanakan tugasnya dengan baik, Kapolres Lotara, AKBP Feri Jaya Satriansyah, bersama Wakil Bupati KLU Danny Carter Febrianto Ridwan, didampingi Wakpolres Lotara Kompol Setia wijatono, SH dan Danramil Tanjung Kapten Inf Zainul Fahri mengecek setiap pos penyekatan.
“Pos penyekatan ini jadi indikator kita untuk mengamankan kabupaten Lombok Utara dari ancaman penyebaran Covid-19,” kata Orang Nomor satu di jajaran Polres Lotara ini, Kamis (20/5).
Apabila ada yang tertangkap tangan hendak bepergian dengan tujuan ke objek wisata di KLU, sudah dipastikan pihak Kepolisian tidak segan meminta mereka untuk memutar balik kendaraannya.
“Karena memang objek wisata di Lombok Utara juga sudah tutup semua di hari Lebaran Ketupat tahun ini sesuai SE Bupati KLU Nomor 188.64 / 110 / BUP / 2021 tentang Penutupan Objek Wisata Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok utara,” jelasnya.
Di tiga pos penyekatan yang diisi oleh petugas gabungan tersebut, turut dilengkapi fasilitas Swab Antigen Covid-19. Pengujiannya dikatakan Kapolres dilaksanakan secara acak kepada para pengendara yang melintas di jalur Mataram-KLU. (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli






