Salah satu spanduk penolakan oleh warga atas rencana pembangunan SPBU. FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lobar – Warga Desa Bagik Polak Barat, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat menolak pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya. Penolakan tersebut disampaikan dalam bentuk tandatangan petisi yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat dan pemasangan spanduk di sejumlah titik.

Salah satu warga, Hasbi mengatakan, masyarakat sejak awal menolak pembangunan SPBU. Penyebabnya selain terlalu dekat dengan pemukiman penduduk, warga juga tidak pernah menandatangani surat persetujuan bangunan. Selain itu dikhawatirkan adanya gesekan antar warga yang pro dan kontra terhadap pembangunan SPBU tersebut.

“Di sini juga jalur macet, apalagi nanti kalau ada kelangkaan BBM, pasti ribut jadinya,” tukasnya.

Sementara terkait petisi penolakan bernomor 008/001/V/BPD.BPB/2021 tertanggal 20 Mei 2021 yang ditandatangani Ketua BPD Desa Bagik Polak Barat Fauzan Maulad LC diuraikan secara rinci alasan menolak rencana pembangunan SPBU oleh PT Sowana Pawitra Oliviana.

“Intinya warga tetap menolak. Kami juga meminta minta Pemda mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum aparat desa yang mendukung pembangunan SPBU ini. Jangan sampai dia mengadu domba masyarakat dan hanya mementingkan diri pribadi dan kelompoknya,” tegasnya lagi.

Sementara Kades Bagik Polak Barat, Jauhari Ma’mun belum bisa memberikan keterangan. Pesan singkat juga hanya dibaca, namun enggan membalas jawaban.(abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here