Kasi Haji Kemenag Lotim, Rohmatulloh. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 89 orang Calon Jamaah Haji (CJH) di Lombok Timur mengambil Uang Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2021 ini. Hal ini diungkapkan Kasi Haji Kemenag Lotim, Rohmatulloh. Dia mengatakan, pengambilan uang biaya pelaksanaan ibadah haji tersebut didasari dengan berbagai factor. Diantaranya meninggal dunia, sudah berhaji hingga faktor ekonomi.

“Itu hak dari jamaah. Mau melanjutkan atau membatalkan. Tapi kalau kita tetap bernegosiasi dengan jamaah denagn melihat apakah jamah ini sudah lama melakukan penyetoran sehingga kita berikan pembinaan untuk bisa mengurungkan niatnya. Tapi banyak juga yang gak jadi membatalkan,” terang Rohmatulloh, Rabu (2/6).

Adapun 89 orang yang mengambil BPIH-nya, pada bulan Januari sebanyak 13 orang. 12 diantaranya beralasan CJH meninggal dunia dan  satu orang karena faktor ekonomi. Kemudian pada bulan Februari sebanyak delapan orang. Tujuh orang meninggal dunia dan satu orang karena faktor ekonomi.

Sedangkan pada Maret 2021 sebanyak 26 orang, dengan rincian 14 orang meninggal dunia, 10 orang karena faktor ekonomi, satu orang sedang sakit dan satu orangnya sudah berhaji.

“Sedangkan pada April itu sebanyak 28 orang. 10 orang meninggal dunia, 9 orang faktor ekonomi, dan sudah berhaji 1 orang. Sedangkan pada Mei, meninggal 7 orang, faktor ekonomi 5 orang, penerima pelimpahan 1 orang dan satu orang sakit,” paparnya.

Lanjut dia, 89 orang CJH yang mengambil BPIH tersebut bukan jamaah yang tertunda keberangkatannya, namun jamaah tersebut merupakan jamah yang sudah menyetorkan dananya sejak 2015 lalu.

“Kalau jamaah kita yang tertunda keberangkatannya itu sampai sekarang belum ada yang mengambil uangnya,” terangnya.

Adapun untuk pemberangkatan Haji pada tahun 2021 ini, kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah Arab Saudi atau belum ada kepastian.

“Belum ada kepastian untuk keberangkatan atau kuota yang akan diberikan oleh pemerintah Arab Saudi. Kami harap jamaah kita bisa bersabar untuk menunggu,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here