Bang Najam saat ngobrol santai dengan media dan perwakilan Polda NTB, Kamis (15/7). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Tak dipungkiri, salah satu strategi penanganan pandemi Covid 19 melalui informasi ikut memberikan dampak keberhasilan kegiatan penanganan oleh pemerintah.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, DR Najamuddin Amy, masih banyaknya berita hoax dan fake news (berita bohong) ditengah kejenuhan pandemi cenderung mempengaruhi masyarakat dan kontraproduktif dengan ikhtiar bersama untuk segera keluar dari pandemi.

Namun demikian, Kombes Pol Artanto meyakini, informasi tentang Covid 19 memang harus secara masif disebarkan untuk merubah mindset tersebut.

Baca Juga: Hebat, Kemiskinan di NTB Turun Meski di Tengah Pandemi

“Terutama media sosial yang kita bombardir dengan informasi yang benar agar diakses luas oleh masyarakat. Adapun penyebar informasi hoax bisa dilaporkan segera ke  Polda,” tegas Artanto saat menjadi narasumber dalam Rakor virtual kepala dinas Kominfo se-NTB di Kantor Diskominfotik, Kamis (15/7).

Ia menambahkan, kalau perlu konten informasi faktual seputar pandemi dibuat menarik dan tidak menakutkan untuk membangun opini masyarakat tentang Covid 19.

Artanto menyebut pemberlakuan PPKM yang masih gaduh di masyarakat dalam penegakannya. Padahal seperti misalnya penyekatan di beberapa titik ruas jalan sangat efektif dilakukannya pemeriksaan langsung ditempat dan mengurangi mobilitas warga yang tidak perlu.

“Ini manfaatnya yang harus terus diberitahukan kepada masyarakat begitu juga dengan vaksinasi yang hari hari ini selalu dipenuhi oleh masyarakat,” urai Artanto.

Saat ini, PPKM Darurat yang dilakukan penegakannya juga oleh kepolisian menggelar operasi Aman Nusa hingga 30 hari kedepan sejak 12 Juli kemarin begitu juga dengan program Sejuta Vaksin Sehari hingga seluruh masyarakat mendapatkan suntikan vaksin.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik, DR Najamuddin Amy juga melihat kondisi masyarakat yang lama terpapar fake news dan hoax (berita bohong) seputar pandemi Covid 19. Di sisi lain, penanganan pandemi oleh pemerintah daerah harus terus dikabarkan untuk memastikan kehadiran pemimpin dalam mengupayakan keselamatan dan mengakhiri pandemi.

Baca Juga: Breaking News: Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Bui, Hak Politik Juga Dicabut

“Komitmen ini harus ditegakkan sampai kabupaten/ kota agar masyarakat mendapatkan informasi yang baik, benar dan sehat,” ujar Bang Najam kepada  para kepala dinas Kominfotik se-NTB dalam Rakor Virtual Dinas Kominfotik di kantor Diskominfotik, Kamis (15/07).

Dikatakannya, informasi penting untuk menjaga situasi kondusif di tengah upaya menyelesaikan pandemi. Misalnya informasi tentang vaksin dan progress vaksinasi serta pelaksanaan PPKM agar masyarakat pada akhirnya memiliki kesadaran untuk terlibat bersama pemerintah untuk keluar dari pandemi. Termasuk bagaimana informasi data perkembangan penularan dan penyebaran kasus positif disajikan kepada publik di setiap kabupaten/kota.

“Sinkronisasi data juga penting agar tidak merugikan,” tambah Bang Najam. (jm)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here