GerbangIndonesia, Jakarta – Hilang Selama 16 Hari, Jasad JN Ditemukan Sudah Jadi Tulang Belulang.
Seorang wanita berinisial JN (25) yang dikabarkan hilang selama 16 hari akhirnya ditemukan. Namun sayang, penemuan JN bukan dalam kondisi yang baik.
Jasad JN ditemukan oleh unit inafis Polresta Samarinda dengan kondisi sisa tulang belulang. Penemuan jasad JN berada di Jalan Poros Samarinda – Tenggarong, Jumat, (24/9/2021), sekitar pukul 06.30 Wita.
Untuk diketahui sebelumnya, pihak keluarga JN sudah melapor kepada pihak Polresta Samarinda, terkait hilangnya anggota keluarga mereka. Serta menyebarkan informasi tersebut kejajaran relawan Kota Samarinda.
Baca Juga: Sukses, AMSI-Google News Initiative Gelar Training Literasi di 10 Wilayah Indonesia
“Saat kami mendapatkan laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan. Dan dari informasi yang kami dapat, ternyata korban terakhir kali sedang Bersama pacarnya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andhika Senna, melalui Kanit Jatanras Polresta Samarinda, Iptu Dovy Eudy.
Akhirnya setelah melakukan penyelidikan dari laporan awal tersebut, Iptu Dovy Eudy mengatakan bahwa JN telah dibunuh oleh pacarnya yang berinisial RS.
Sebelum dibunuh, RS sempat membawa JN untuk mengelilingi Kota Samarinda menggunakan mobil. Pada saat didalam mobil, RS langsung menusuk JN dengan senjata tajam (sajam) sebanyak dua kali dibagian bahu sebelah kanan.
Tak hanya di bahu saja, pada saat melintas di Jalan Suryanata RS Kembali menusuk perut JN sebanyak satu kali.
“Jadi korban (JN) sama si pelaku (RS) ini pacaran. Pada saat si pelaku sedang jalan bersama korban dengan menggunakan mobil perusahaan. Disitulah pelaku langsung menusuk korban.”
“Korban ditusuk dua kali didepan SMA 1 Samarinda, kemudian ditusuk lagi di perut pada saat di jalan Suryanata. Korban juga sempat disikut beberapa kali oleh pelaku,” jelasnya.
Setelah JN mengalami pedarahan akibat luka tusukan tersebut, RS pun langsung membuang JN di semak-semak yang berjarak 20 meter dari jalan poros.
“Si korban itu dilempar langsung dari mobil di daerah kawasan Jalan Mangkunegara, Kutai Kertanegara (Kukar). Pada saat dibuang si korban sudah dalam keadaan sekarat. Dan pelaku langsung mengambil perhiasan korban berupa kalung, cincin, serta handphone milik korban,” ujarnya.
Disinggung mengenai motif RS yang tega membunuh kekasihnya, ia menambahkan bahwa RS saat itu sedang membutuhkan uang, dan berniat membunuh untuk mengambil barang berharga milik JN.
“Modusnya pelaku ini ngakunya lagi butuh uang, akhirnya nekat mencuri barang milik pacarnya sendiri dengan cara dibunuh,” bebernya.
Baca Juga: Serbuan Vaksinasi Kodim 1606/Mataram Berlanjut, Kali Ini Giliran SMKN 1 Mataram
Saat ini pelaku telah diamankan oleh pihak Polresta Samarinda, guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. (red)
Source: Suara.com
Editor: Lalu Habib Fadli







