
GerbangIndonesia, Lotim – Sebagai bentuk kepedulian pendidikan kepada anak yatim dan kurang mampu, Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim Desa Kabar Kecamatan Sakra Lombok Timur melantik pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baiturrahim.
Baca Juga: Digadang-gadang Maju di Pilgub NTB, Jawaban HBK di Luar Dugaan
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim, M Khatam Zamzami SH menyampaikan, sejak dikeluarkannya SK Kemenkumham dan izin operasional Pondok Pesantren pada tahun 2003 lalu, LKSA tersebut secara tupoksi sudah terlaksana. Namun, belum ada lembaga yang secara khusus untuk menangani persoalan tersebut.
“Dari dulu sampai saat ini, rumah kami peribadi, kami jadikan sebagai tempat untuk menampung anak-anak yatim ini,karena kita belum punya asrama sebagai tempat tinggak mereka,” terang Ustaz Zamzami sapaan akrabnya saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus LKSA Baiturrahim, Rabu (29/9).
Pada akhir tahun 2019 lalu, ia memberanikan diri untuk membuat asrama sebagai tempat untuk menampung anak-anak tersebut. Mengingat semakin lama semakin bayak anak-anak yang mengikuti pembinaan dan pendidikan di Ponpes Baiturrahim.
Ia menambahkan, sebelumnya jumlah anak yatim yang bisa ditampung di rumahnya sebanyak 12 orang. Namun, setelah berhasil membangun asrama bisa menampung sebanyak 30 anak yatim, meskipun asrama tersebut hanya berjumlah tiga lokal saja.
“Alhamdulillah meskipun tiga lokal kita bisa menampung sebanyak 30 anak dan sebanyak 70 anak saat uni masih di luar, kita titip di masyarakat. Jadi mudah-mudahan ke depan kita bisa membangun asrama lagi buat anak-anak ini,” imbuhnya.
Dirinya berharap, dengan adanya LKSA tersebut bisa bermanfaat terhadap anak-anak yatim dan kurang mampu. Juga diharapkan sebagai tempat menggali ilmu, khususnya ilmu agama.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lotim, Mahsin yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, saat ini pemerintah sedang menggalakkan dan sangat mengatensi lembaga yang bergerak dibidang pemberdayaan dan sosial, baik LKSA, LKSLU dan lembaga sosial lainnya, agar masyarakat bisa terfasilitasi oleh pemerintah.
“Kita harap peran dari semua pihak secara husus Ponpes yang bergerak dibidang pendidikan. Karena keberadaan LKSA ini bukan hanya untuk mengayomi namun juga agar anak-anak kita bisa terurus pendidikannya, tempat tidurnya dan sebagainya,” katanya bangga.
Dijelaskannya, saat ini pemerintah juga sudah menyiapkan beasiswa bagi santri dan program pengembangan tahfidz quran. Dia berharap, ke depannya YPP Baiturrahim tidak hanya membuat LKSA saja namun juga bisa membuat Lembaga Sosial Lanjut Usia (LKSU) sebagai wadah pemberdayaan orang-orang tua jompo.
Baca Juga: Lombok Football Club Bakal Kontrak Pemain Persiraja Hingga Persija
“Kami harap Lembaga sosial ini tidak hanya satu jenis saja, tapi semoga ada LKSU atau lembaga sosial untuk disabilitas, karena Pemda juga sudah memesan agar Anggaran untuk pemerdasaan dan LKS jangan diganggu apalagi sampai dikurangi,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






