Sekertaris Daerah, HM Juaini Taufiq. FOTO IST/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Lombok Timur diharapkan dapat berperan aktif untuk mempercepat capain vaksinasi di Lotim, sehingga diharpakan kades dan lurah dapat menyukseskan vaksinasi di daerah masing-masing.

Baca Juga: Soal Calon Sekwil NasDem NTB, TGH Fauzan: Santai, Jangan Tegang!

“Vaksinasi sebagai salah satu cara untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 terus didorong pencapaiannya agar terbentuk kekebalan kelompok,” terang Sekertaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taufiq, Selasa (5/10).

Saat ini capaian vaksinasi Lotim dinilai masih berada di kisaran 25 persen. Padahal dibutuhkan sedikitnya 70 persen penduduk sudah menerima vaksin agar kekebalan kelompok terbentuk. Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim terus menggenjot capaian vaksinasi.

Juaini menerangkan mengatakan, saat ini Kabupaten tetangga, yakni Lombok Tengah, capaian vaksinasinya sudah di atas 60 persen dan ditarget segera mencapai 70 persen.  Karena itu, Lotim ditekankan harus berpacu agar jumlah vaksin yang tersedia saat ini, yaitu tak kurang dari 50 ribu dosis vaksin, dapat segera dituntaskan.

“Sebab dropping vaksin dari pusat maupun dari provinsi sangat bergantung pada progres capaian vaksin,” ungkapnya.

Pria yang juga Ketua Satgas Vaksinasi Lotim menambahkan, pentingnya keterlibatan Kades dan Lurah bersama Babinsa dan Babhinkamtibmas untuk menyukseskan vaksinasi.

Sepanjang bulan Oktober hingga November kata Sekda, ditargetkan tidak ada hari tanpa vaksinasi. Untuk itu Satgas juga akan melibatkan OPD memimpin tim di desa berjuang mewujudkan kekebalan kelompok di Lotim.

“Kami harapkan juga kepda Kades maupun Lurah untuk melakukan pendataan jumlah riil warganya yang sudah mendapatkan vaksin maupun yang belum sebagai acuan pengajuan atau permintaan vaksin,” pintanya.

Dengan upaya tersebut, diharapkan November mendatang 70 persen warga Lotim sudah divaksin dan pada akhir tahun masyarakat sudah bisa beraktifitas seperti biasa.

Baca Juga: Gelaran Superbike Kado Terindah HUT TNI ke-76

Juaini meyakini, kondisi ini akan mempengaruhi progress pembangunan di masing-masing wilayah. Sebab, tidak perlu dilakukan refocusing maupun realokasi anggaran, termasuk di desa. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here